Kompas.com - 28/08/2014, 23:15 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE
MALANG, KOMPAS.com - Bomber Arema Cronus Indonesia, Cristian "El Loco" Gonzales, membantah jika dirinya dituduh melakukan pemukulan kepada bek Sriwijaya FC, Abdoulaye Maiga saat laga Arema melawan Sriwijaya FC, dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (24/8/2014).

Dalam laga yang berakhir dengan skor 3-1 itu, El Loco diusir keluar lapangan oleh wasit, setelah dinilai melakukan pemukulan terhadap Maiga pada menit ke-75.

Reaksi itu, berawal saat El Loco melepaskan tendangan, tetapi bola membentur mistar. El Loco berusaha memanfaatkan bola rebound tersebut tetapi justru dilanggar oleh Maiga.

Tak terima dengan pelanggaran keras Maiga, El Loco terlihat melayangkan tangannya ke arah wajah Maiga. Atas aksi itu, wasit Thoriq Al-Katiri, menghadiahi El Loco dan Maiga kartu merah.

Kepada awak media, Kamis (28/8), El Loco memberikan keterangan. Menurut pemain naturalisasi tersebut, aksi yang dilakukannya adalah puncak kemarahannya atas Maiga.

"Sebelum kejadian itu, Maiga sudah berulang kali melakukan provokasi pada saya. Saya diludahi, dan dibilang banci sama Maiga. Saya didorong, dan ngata-ngatain yang jelek tentang saya dengan bahasa dia. Maiga juga mukul duluan di dada saya," aku El Loco.

Lebih lanjut El Loco mengaku heran dengan aksi Maiga yang berguling-guling di atas lapangan. Padahal, dorongan dirinya pada Maiga tidak keras.

"Saya hanya mendorong sedikit ke mulut dia, cukup pelan, tapi dia sudah jatuh duluan. Sinetronnya luar biasa dia," katanya.

El Loco juga berbicara tentang pernyataan Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Panjaitan, bahwa dirinya memang sudah beberapa kali melakukan tindakan tidak sportif di lapangan.

"Pak Hinca bilang saya sering melakukan tindakan tidak sportif. Itu sudah 4 tahun lalu, kartu merah saya terakhir tahun 2010. Pernyataan itu jelas menyudutkan saya," ujarnya.

Apa yang dituduhkan Hinca, tambah El Loco, bisa merusak nama baiknya. "Itu jelas merusak nama baik saya. Menghancurkan nama baik saya," tegas pemain kelahiran Uruguay itu.

Bahkan, akibat pemberitaan yang terlalu menyudutkannya dirinya, sangat mempengaruhi keluarganya. "Anak-anak saya sudah besar. Sudah tahu semua. Tapi saya jelaskan yang sebenarnya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Liga Indonesia
HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

Sports
Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Tragedi Kanjuruhan Renggut Ratusan Nyawa, Sergio Ramos dan Waney Rooney Ikut Berduka

Liga Indonesia
Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Kerusuhan di Kanjuruhan: Ketika Sepak Bola Dunia Mengheningkan Cipta untuk Indonesia...

Sports
Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Tragedi Kanjuruhan Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sports
Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Striker Arema FC: Kami Melihat 7 atau 8 Orang Meninggal Dunia di Ruang Ganti

Liga Indonesia
Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Kerusuhan Kanjuruhan adalah Tragedi Bangsa, Siapa yang Harus Tanggung Jawab?

Liga Indonesia
UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan: 131 Orang Meninggal Dunia

Sports
Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Instruksi Presiden Arema FC Seusai Tragedi Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Tragedi Kanjuruhan: Man United, Premier League, hingga LaLiga Berduka

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.