Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Man United Vs AS Roma, Terungkap Penyebab Kekalahan Telak Tim Serigala

KOMPAS.com - AS Roma kolaps dan kalah telak 2-6 dari Man United. Tiga pergantian pemain sekaligus di babak pertama disebut jadi salah satu pemicu kekalahan telak pasukan Serigala.

AS Roma dibantai 2-6 dalam laga leg pertama semifinal Liga Europa kontra Man United di Stadion Old Trafford, Kamis (29/4/2021) atau Jumat dini hari WIB.

Kekalahan yang terasa menyesakkan mengingat I Lupi (Si Serigala), julukan AS Roma, sempat memimpin 2-1 saat jeda babak berkat gol Lorenzo Pellegrini dan Edin Dzeko.

Pasukan Serigala lantas kolaps pada babak kedua di mana mereka berturut-turut kemasukan gol Edinson Cavani (2 gol), Bruno Fernandes, Paul Pogba, dan Mason Greenwood.

Lima gol di babak kedua menggenapi pesta gol Man United yang sekali menjebol gawang Roma di interval pertama via aksi Bruno Fernandes.

“Kekalahan yang menyakitkan. Kami bermain bagus di babak pertama tapi menghilang usai jeda,” ujar pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, kepada Sky Sport Italia.

Fonseca lantas mencoba menganalisis lebih dalam penyebab keruntuhan timnya di babak kedua

“Sulit melawan tim seperti Man United tanpa punya kesempatan melakukan pergantian pemain. Terasa positif bisa mencapai tahapan ini dalam kompetisi dan juga tampil seperti yang kami perlihatkan di babak pertama.”

“Namun, di babak kedua kami mendapati semuanya berjalan keliru,” ujar sang pelatih asal Portugal melanjutkan.

Seperti yang dituturkan Paulo Fonseca, AS Roma memang kehabisan jatah pergantian pemain di babak kedua.

Hal itu terjadi karena Fonseca terpaksa harus melakukan tiga pergantian personel kala laga baru berdurasi 37 menit!

Figur pertama yang ditarik keluar Fonseca adalah Jordan Veretout yang mengalami cedera otot.

Tempat sang gelandang jangkar lantas diisi oleh Gonzalo Villar.

Ketika kedudukan 1-1, kiper Pau Lopez lantas mengibaskan tangan tanda tak mampu meneruskan laga pada menit ke-28.

Pau Lopez jatuh tidak sempurna saat melakukan penyelamatan terhadap upaya Paul Pogba. Kemungkinan sang kiper asal Spanyol yang digantikan Antonio Mirante, mengalami dislokasi bahu.

Korban terakhir yang rontok adalah Leonardo Spinazzola yang mesti ditarik keluar pada menit ke-37, tak lama setelah Roma balik memimpin 2-1 berkat gol Edin Dzeko.

Tugas Spinazzola menyisir sisi kiri pertahanan kemudian diteruskan oleh Bruno Peres.

Lantaran sudah memakai semua jatah pergantian pemain, Fonseca tak bisa banyak berbuat pada babak kedua.

Efek kejut atau amunisi segar yang bisa tersaji via pergantian pemain jadi sebuah privilese yang tak lagi dimiliki AS Roma.

Fonseca pun hanya bisa pasrah melihat timnya jadi bulan-bulanan Man United pada babak kedua.

Sejak format baru Liga Europa diperkenalkan pada 2009-2010, baru kali ini terdapat sebuah tim yang melakukan tiga pergantian pemain sekaligus di babak pertama.

Kendati demikian, ini bukan kali pertama Old Trafford menyaksikan jatah pergantian pemain habis dipakai sebelum laga memasuki jeda.

Fenomena langka tersebut juga terjadi di pentas Liga Inggris kala Man United menjamu Liverpool pada Februari 2019.

Pada saat itu, Man United menarik keluar Ander Herrera, Juan Mata, dan Jesse Lingard pada babak pertama.

Andreas Pereira dan Lingard masuk masuk sebagai pengganti Herrera serta Mata.

Akan tetapi, belum lama masuk lapangan Lingard juga mengalami cedera dan posisinya diambil alih Alexis Sanchez.

https://bola.kompas.com/read/2021/04/30/06000008/man-united-vs-as-roma-terungkap-penyebab-kekalahan-telak-tim-serigala

Terkini Lainnya

Link Live Streaming Persib Vs Madura United Besok Malam

Link Live Streaming Persib Vs Madura United Besok Malam

Liga Indonesia
Pakar Transfer: Hansi Flick Pelatih Baru Barcelona, Kontrak 2 Tahun

Pakar Transfer: Hansi Flick Pelatih Baru Barcelona, Kontrak 2 Tahun

Liga Spanyol
Bali United vs Borneo FC, Teco Berharap Tuah Stadion Dipta

Bali United vs Borneo FC, Teco Berharap Tuah Stadion Dipta

Liga Indonesia
Jadwal Semifinal Malaysia Masters 2024, Rinov/Pitha Tumpuan Indonesia

Jadwal Semifinal Malaysia Masters 2024, Rinov/Pitha Tumpuan Indonesia

Badminton
MotoGP Catalunya 2024: Espargaro Ukir Rekor Lap, Marquez Gagal ke Q2

MotoGP Catalunya 2024: Espargaro Ukir Rekor Lap, Marquez Gagal ke Q2

Motogp
Adanya VAR di Liga 1, Tim Broadcast Terus Berusaha Menyempurnakan Diri

Adanya VAR di Liga 1, Tim Broadcast Terus Berusaha Menyempurnakan Diri

Liga Indonesia
Penghargaan Liga Italia: Dominasi Inter Milan, Lautaro Martinez Pemain Terbaik

Penghargaan Liga Italia: Dominasi Inter Milan, Lautaro Martinez Pemain Terbaik

Liga Italia
Aurelien Tchouameni Absen di Final Liga Champions

Aurelien Tchouameni Absen di Final Liga Champions

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Man City Vs Man United di Final Piala FA

Jadwal Siaran Langsung Man City Vs Man United di Final Piala FA

Liga Inggris
Perpisahan Emosional Thiago Motta, Belum Mau Singgung Juventus

Perpisahan Emosional Thiago Motta, Belum Mau Singgung Juventus

Liga Italia
AC Milan, Perpisahan Stefano Pioli, dan Sepak Bola yang Mudah Lupa

AC Milan, Perpisahan Stefano Pioli, dan Sepak Bola yang Mudah Lupa

Liga Italia
Kata Xavi Usai Dipecat Barcelona, Bangga Tiada Dua

Kata Xavi Usai Dipecat Barcelona, Bangga Tiada Dua

Liga Spanyol
Menang Atas Palermo, Jay Idzes dan Venezia Selangkah Lagi ke Serie A

Menang Atas Palermo, Jay Idzes dan Venezia Selangkah Lagi ke Serie A

Liga Italia
Bali United Vs Borneo FC, Huistra Minta Pesut Etam Senang-senang

Bali United Vs Borneo FC, Huistra Minta Pesut Etam Senang-senang

Liga Indonesia
Media Wales Bahas Nathan Tjoe-A-On, Pemain Masa Depan, Saran Dipinjamkan

Media Wales Bahas Nathan Tjoe-A-On, Pemain Masa Depan, Saran Dipinjamkan

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke