Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Imlek di Tengah Pandemi, Pilar PSS Sleman Sisihkan Angpau untuk Berdonasi

Kompas.com - 12/02/2021, 15:40 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat perayaan tahun baru Imlek kali ini terasa sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini warga keturunan Tionghoa di Indonesia harus menahan dan membatasi diri untuk bertemu dengan keluarga besar, tak terkecuali bek sayap PSS Sleman, Arthur Irawan.

Pemain yang pernah menimba ilmu di Spanyol tersebut mengatakan setiap Imlek menjadi saat untuk berkumpul bersama keluarga besar.

Biasanya ada semacam open house alias gelar griya dan sudah menjadi tradisi setiap tahunnya.

Namun, tahun ini Arthur Irawan dan keluarga harus menahan diri karena pandemi.

Baca juga: Tanggapan Arema FC Terkait Preskon Menpora Perihal izin Liga 1 2021

“Biasanya kumpul sama keluarga besar, tapi tahun ini mungkin cuma keluarga dekat saja, supaya mengikuti peraturan PPKM,” kata mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut kepada KOMPAS.com.

Imlek sendiri identik dengan perayaan dan makan besar bersama keluarga.

Biasanya berbagai hidangan khas Imlek tersaji dan disantap bersama dengan sanak saudara.

Uniknya, Arthur Irawan ternyata tak begitu paham soal hidangan apa saja yang tersaji.

Dia justru lebih rindu momen makan bersama keluarga besarnya.

“Jujur, saya kurang tahu sih makanan khas hari raya Imlek apa, tapi yang pasti saya selalu jaga makanan, jadi biasanya milih yang sehat-sehat saja,” tuturnya.

Baca juga: PSSI Tegaskan Liga 1 2021 Digelar Tanpa Penonton, Nobar Pun Dilarang

Selain makan besar, Imlek juga identik dengan tradisi angpau.

Tahun ini, Arthur Irawan mengakui masih mendapatkan angpau meskipun dirinya sudah terbilang mapan dan tak lagi muda.

Hal itu bisa terjadi karena dalam tradisi Tionghoa, semua orang yang belum menikah masih berhak mendapatkan amplop merah.

Tahun ini, Arthur Irawan secara khusus menyisihkan angpaunya untuk kegiatan sosial.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com