Kompas.com - 10/02/2021, 17:37 WIB
katua PSSI Mochamad Iriawan (tengah) memberi keterangan pers seusai rapat kordinasi pengkajian terhadap usulan penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 di kantor Kemenpora Jakarta, Rabu (10/02/2021) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUkatua PSSI Mochamad Iriawan (tengah) memberi keterangan pers seusai rapat kordinasi pengkajian terhadap usulan penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2 di kantor Kemenpora Jakarta, Rabu (10/02/2021) sore.

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021 mendatang akan digelar tanpa penonton.

Rencana tersebut berkaitan erat dengan penerapan protokol kesehatan ketat dalam perhelatan ajang kompetisi sepak bola nasional tersebut nantinya.

Pernyataan tersebut disampaikan Iriawan, usai rapat koordinasi terkait rencana penyelenggaraan kompetisi bersama Kementerian Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), Polri, dan Satgas Penanganan Covid-19 pada Rabu (10/2/2021) sore di Jakarta.

Baca juga: Jeritan Dunia Sepak Bola Didengar Polri, Ketum PSSI Lega

"Ada catatan dalam rakor tersebut berkaitan dengan kehadiran suporter, kami telah berulang kali menyampaikan kepada suporter bahwa kompetisi berjalan tanpa penonton," ujar Iriawan.

"Begitu juga adanya larangan untuk membuat kerumunan termasuk mengadakan acara nonton bareng (nobar) karena bisa berujung pada sanksi maupun evaluasi terkait izin penyelenggaraan kompetisi," katanya.

Menpora RI, Zainudin Amali, juga menegaskan konsekuensi nyata apabila para pendukung termasuk kelompok suporter tetap nekat menyelenggarakan acara yang berujung pada terciptanya kerumunan.

"Nantinya kita akan menjelaskan cara serta mekanismenya lebih lanjut, kalau ada yang melanggar sanksinya berat," ujar Menpora.

Suasana rapat Koordinasi Pengkajian Terhadap Usulan Penyelenggaraan Kompetisi Sepak Bola Liga 1 & 2 pada Rabu (10/2/2021) pagi WIB.Dok. KEMENPORA Suasana rapat Koordinasi Pengkajian Terhadap Usulan Penyelenggaraan Kompetisi Sepak Bola Liga 1 & 2 pada Rabu (10/2/2021) pagi WIB.

Dalam rapat koordinasi yang mengambil tempat di Gedung Kementerian Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) itu PSSI berkesempatan memaparkan konsep penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim depan.

Pertemuan ini menjadi tahap awal dari proses penerbitan izin perhelatan kompetisi sepak bola nasional dalam waktu dekat.

Roda kompetisi sepak bola nasional sendiri, baik Liga 1 maupun Liga 2, telag terhenti sejak Maret 2020 dikarenakan munculnya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kemudian, PSSI baru memutuskan pembatalan kompetisi musim 2020 sekaligus meniadakan gelar juara maupun sistem promosi-degradasi, melalui rapat bersama dengan PT.LIB pada Januari lalu.

Baca juga: Ingin Sesuai Ekspektasi, PSSI Minta Peran Aktif Menpora dan Pemerintah

Belakangan, wacana untuk kembali menggelar kompetisi nasional musim 2021 muncul seiring pernyataan dari Baintelkam Polri, Kombes Budi Sajidin.

Budi, dalam kesempatan jumpa pers yang diselenggarakan SIWO Pusat pada 3 Februari 2021, menyebut lembaganya bersiap memberi izin kepada penyelenggara kompetisi.

Setelahnya, titik terang bergulirnya kembali ajang Liga 1 dan Liga 2 semakin terlihat dengan niatan Menpora untuk melakukan mediasi dengan Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo pada pekan lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X