Alasan Aji Santoso Tarik Samsul Arif yang Cetak "Hat-trick" - Kompas.com

Alasan Aji Santoso Tarik Samsul Arif yang Cetak "Hat-trick"

Kompas.com - 01/10/2017, 07:23 WIB
Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dan Samsul Arif, selepas pertandingan lawan Persegres Gresik United.KOMPAS.com / Hamzah Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso (kiri) dan Samsul Arif, selepas pertandingan lawan Persegres Gresik United.

LAMONGAN, KOMPAS.com – Samsul Arif Munip mencetak hat-trick saat Persela Lamongan menang 7-1 atas  Persegres Gresik United dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (30/9/2017) sore.

Penyerang kelahiran Bojonegoro tersebut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ketiga, 44 dan 62. Meski tampil cukup tajam, pelatih Aji Santoso menarik keluar Samsul pada menit ke-75, guna memainkan penyerang muda Bima Nizard Nandaka.

“Ketika sudah unggul 5-0, saya sudah suruh Bima lakukan pemanasan. Tujuannya adalah memberikan kesempatan karena di dalam kompetisi, sebuah pertandingan resmi, tentu berbeda dengan uji coba dan latihan. Untuk itu, saya pelan-pelan memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk bisa mengambil pengalaman,” tutur Aji selepas pertandingan.

“Memang perlu waktu banyak bagi Bima tapi karena kami sudah menang banyak, makanya saya berani ganti Samsul,” ucap dia.

Aji juga menyayangkan lawan bisa membuat gol balasan melalui Arga Permana pada masa injury time. Dia menilai, itu tidak perlu terjadi seandainya para pemain bertahan tetap konsentrasi.

“Sebenarnya tetap nggak boleh terjadi, tapi ya mungkin anak-anak sudah unggul 7-0, jadi sudah sedikit menurun konsentrasinya. Apalagi Kosuke (Uchida) juga saya tarik keluar sejak masa injury time, karena takut kalau dia lebih sakit akan bisa lebih berbahaya (bermain dengan 10 pemain),” ujar Aji.

Dalam pertandingan tersebut, Aji juga kembali mempercayakan posisi utama di bawah mistar gawang kepada Ferdiansyah. Sementara Choirul Huda, kembali berada di bangku cadangan.

“Di Persela ini tidak ada satu pemain pun yang pasti selalu bermain. Artinya apa? Saya ingin menciptakan satu kompetisi yang sehat antarpemain, jadi nggak ada pemain yang merasa saya aman, saya akan selalu main, nggak ada. Siapa pun yang tak bisa menunjukkan kemampuan terbaik, saya akan berikan kesempatan kepada pemain lain,” kata dia.


EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X