Sriwijaya FC Akui Sempat Kecolongan pada Awal Pertandingan - Kompas.com

Sriwijaya FC Akui Sempat Kecolongan pada Awal Pertandingan

Kontributor Gresik, Hamzah Arfah
Kompas.com - 25/07/2017, 02:18 WIB
Pelatih sementara Sriwijaya FC Hartono Ruslan (kiri) dan Bobby Satria (kanan), selepas pertandingan kontra Persegres Gresik United, Senin (24/7/2017).KOMPAS.com / Hamzah Pelatih sementara Sriwijaya FC Hartono Ruslan (kiri) dan Bobby Satria (kanan), selepas pertandingan kontra Persegres Gresik United, Senin (24/7/2017).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Skuad Sriwijaya FC bersyukur bisa terhindar dari kekalahan saat menghadapi tuan rumah Persegres Gresik United di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (24/7/2017) malam, dalam lanjutan kompetisi Liga 1. Kedua tim bermain imbang 1-1. 

Dalam laga tersebut, Sriwijaya FC tertinggal sejak pertandingan baru berjalan 9 menit dari aksi Yusuf Efendi. Namun Airlangga Sucipto yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penyama kedudukan 1-1 pada masa injury time.

“Kami akui sempat kecolongan di menit-menit awal pertandingan. Hal itu rupanya sempat memengaruhi para pemain. Kami merasa tertekan dengan lahirnya gol Persegres itu,” tutur pelatih sementara Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan.

Seakan ingin membalas, skuad Sriwijaya FC pun mencoba lebih berani dalam melancarkan serangan demi serangan ke jantung pertahanan tim Laskar Joko Samudro.

Namun, kokohnya tembok pertahanan Persegres, disertai dengan terburu-burunya para penyerang tim Laskar Wong Kito dalam memanfaatkan peluang membuat skor tidak berubah.

Padahal, Sriwijaya FC sempat mendapatkan hadiah tendangan penalti pada akhir babak pertama. Penalti diberikan oleh wasit Thoriq Al Katiri setelah melihat salah seorang pemain Persegres melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Hanya, eksekusi yang dilakukan Hilton Moreira masih bisa digagalkan oleh Aji Saka.

“Dalam sepak bola, itu hal wajar karena Maradona pun pernah gagal dalam mengeksekusi penalti. Saya bersyukur akhirnya kerja keras para pemain dapat membuat tim menyamakan kedudukan dan terhindar dari kekalahan,” ucap dia.

Hal serupa diutarakan oleh salah satu bek Sriwijaya FC, Bobby Satria. Ia menyatakan, Laskar Wong Kito patut bersyukur lantaran terhindar dari kekalahan, meski harus menunggu hingga akhir pertandingan.

“Awal pertandingan kami memang telat konsentrasi dan itu berhasil dimanfaatkan oleh Persegres untuk mencetak gol. Hanya, hasil ini patut kami syukuri, meskipun sebenarnya kami juga mendapatkan banyak peluang,” kata Bobby.

PenulisKontributor Gresik, Hamzah Arfah
EditorJalu Wisnu Wirajati
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM