Djanur Ungkap Kegagalannya Saat Pimpin Persib - Kompas.com

Djanur Ungkap Kegagalannya Saat Pimpin Persib

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 16/07/2017, 20:00 WIB
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman saat memimpin latihan Persib di Lapangan Ciujung, Jalan Supratman, Senin (28/11/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman saat memimpin latihan Persib di Lapangan Ciujung, Jalan Supratman, Senin (28/11/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com - Sepak terjang Djadjang Nurdjaman bersama Persib Bandung usai.

Pria yang akrab disapa Djanur itu memutuskan mundur dari kursi pelatih sesaat setelah Persib tumbang 1-2 di kandang Mitra Kukar, Sabtu (15/7/2017) malam.

Djanur langsung memberikan penjelasan kepada awak media setiba di Bandung, Minggu (16/7/2017).

Dia mengatakan, semoga pihak manajemen mengabulkan pengunduran dirinya. Sebab, sebelumnya, iktikad Djanur untuk berhenti jadi pelatih Persib ditolak manajemen.

"Setelah permohonan pengunduran diri yang pertama tidak disetujui, saya sangat berharap dan insya Allah manajemen untuk kali ini bisa menyetujui karena ini adalah satu keputusan yang sudah bulat, sudah dipikirkan betul," tutur Djanur.

Baca juga: Meski Berat Hati, Umuh Restui Pengunduran Diri Djanur

 

Ia lantas mengungkapkan sejumlah kegagalannya dalam memimpin tim. Dampak paling kontras adalah inkonsistensi performa.

Hingga pekan ke-15, Persib masih berada di posisi ke-12 klasemen. Djanur pun mengakui jika capaiannya tersebut jauh dari ekspektasi bobotoh dan manajemen.

"Saya tidak berhasil mengangkat performa Persib untuk kompetisi kali ini sebelum putaran pertama berakhir. Terseok-seok terus seperti ini dan ini tentunya jauh dari harapan, jauh dari ekpektasi semua pihak, baik itu dari harapan manajemen ataupun dari bobotoh," ujarnya.

 

Selain itu, kendati saat ini dihuni para pemain bintang, Persib tak mampu memberikan bentuk permainan terbaiknya.

Sebab itu, Djanur pun mengakui kegagalannya dalam hal perekrutan pemain, khususnya posisi striker.

"Lebih teknis lagi sebetulnya tim ini cukup menjanjikan, tetapi alasan paling krusial karena tidak memiliki striker yang mumpuni, padahal secara kolektivitas permainan dari build up, dari bawah ke depan, saya pikir cukup baik," kata Djanur.

"Namun, karena tidak adanya stiker, buntu di depan, mandul, tidak bisa mencetak gol. Itu menjadi persoalan utama sehingga performa Persib seperti ini," ucapnya.

Bahkan, secara terang-terangan, Djanur menyebut transfer marquee player Carlton Cole sebagai pembelian gagal.

"Mungkin itu kesalahan terbesar saya karena rekrutan pemain menjadi tanggung jawab saya. Saya tidak bisa menghadirkan striker yang mumpuni," ucap Djanur.

"Sergio cedera, kemudian Cole jauh dari ekspektasi. Kalau boleh dikatakan, dia adalah pembelian gagal. Jadi, sekali lagi soal rekrutmen menjadi tanggung jawab saya," tuturnya. 

PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorEris Eka Jaya
Komentar

Terkini Lainnya

Simon McMenemy Pede Jungkalkan Persib

Simon McMenemy Pede Jungkalkan Persib

Liga Indonesia
Spaso Canggung Kembali ke Bandung sebagai Lawan Persib

Spaso Canggung Kembali ke Bandung sebagai Lawan Persib

Liga Indonesia
Persib Tanpa Ezechiel Jadi Bonus Buat Bhayangkara FC

Persib Tanpa Ezechiel Jadi Bonus Buat Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Diincar Persib dan Arema, Ini Kata Egy Maulana

Diincar Persib dan Arema, Ini Kata Egy Maulana

Liga Indonesia
Jawaban Zidane soal Real Madrid yang Mandul

Jawaban Zidane soal Real Madrid yang Mandul

Liga Spanyol
Sejarah Derby della Mole dan Kisah Keluarga Bonucci

Sejarah Derby della Mole dan Kisah Keluarga Bonucci

Liga Italia
Higuain Paceklik Gol, Allegri Tetap Santai

Higuain Paceklik Gol, Allegri Tetap Santai

Liga Italia
Zidane Tetap Yakin Real Madrid Berada dalam Persaingan

Zidane Tetap Yakin Real Madrid Berada dalam Persaingan

Liga Spanyol
Zidane Berharap Enzo Tidak Bobol Gawang Real Madrid

Zidane Berharap Enzo Tidak Bobol Gawang Real Madrid

Liga Spanyol
Ancelotti Soroti Performa Bayern setelah Ditahan Wolfsburg

Ancelotti Soroti Performa Bayern setelah Ditahan Wolfsburg

Liga Lain
West Ham Vs Tottenham, Menanti Harry Kane Buka Keran Gol

West Ham Vs Tottenham, Menanti Harry Kane Buka Keran Gol

Liga Inggris
Chelsea Lebih Membutuhkan Diego Costa daripada Morata!

Chelsea Lebih Membutuhkan Diego Costa daripada Morata!

Liga Inggris
Penampilan Mohamed Salah Lebih dari Harapan Klopp

Penampilan Mohamed Salah Lebih dari Harapan Klopp

Liga Inggris
Southampton Vs Man United, Setan Merah dalam Kepercayaan Diri yang Tinggi

Southampton Vs Man United, Setan Merah dalam Kepercayaan Diri yang Tinggi

Liga Inggris
Fox Sport Asia Sebut Egy Maulana Pemain Espanyol

Fox Sport Asia Sebut Egy Maulana Pemain Espanyol

Liga Indonesia

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM