Senin, 27 Maret 2017

Bola / Liga Inggris

Juni, Sir Alex Ferguson Jadi Manajer Tim Bintang Man United

PAUL ELLIS/AFP Sir Alex Ferguson menyaksikan laga Manchester United versus Arsenal di tribune utama Stadion Old Trafford, Minggu (19/11/2016).

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, akan kembali melatih tim. Pada Juni mendatang, dia akan memimpin Setan Merah - julukan Manchester United - pada laga testimoni Michael Carrick.

Ferguson dipastikan menjadi manajer Manchester United 2008 XI untuk laga testimoni di Stadion Old Trafford, Minggu (4/6/2017). Pasukan dia akan melawan Michael Carrick All-Star XI yang dilatih Harry Redknapp.

Pelatih berusia 75 tahun itu terharu dengan penghormatan tim untuk Michael Carrick yang sudah menorehkan 23 gol dan 36 assist dari 446 pertandingan berseragam Setan Merah. Kontrak gelandang asal Inggris ini akan habis pada 30 Juni mendatang.

"Michael memiliki karakter yang benar-benar luar biasa. Karakter dan kemampuannya membuat dia sangat berhasil di sini," kata Sir Alex di situs resmi klub.

"Saya senang Michael akan menjalani laga testimoni. Hal ini memberitahu Anda bahwa Manchester United mungkin satu-satunya klub di Inggris yang melakukan itu," ucap dia lagi.

Menurut Ferguson, Manchester United memang menjadi tempat yang nyaman. Banyak pemain bertahan di klub tersebut, salah satu di antaranya adalah Carrick.

"Para pemain cenderung untuk menetap dalam waktu lama di sini. Kami tidak memiliki pemain yang hanya datang 'satu menit' dan kemudian pergi," ujar Sir Alex.

"Jika Anda melihat kembali ke era saya, sebagian besar pemain bertahan 10 tahun atau lebih. Saya pikir kami boleh berbangga dengan fakta tersebut, menjadikan klub seperti keluarga," tutur dia lagi.

Sosok yang membesut Man United dari 6 November 1986 hingga 8 Mei 2013 ini telah memberikan beragam sukacita untuk publik Teater Impian. Dia lalu mengenang tim pada 2008 yang sukses mengangkat trofi Si Kuping Besar.

"Memenangi Liga Champions sungguh fantastis," kata Sir Alex.

"Benar-benar sekelompok pemain-pemain besar dengan sikap hebat. Tim yang kuat," ucap dia lagi.

Kala itu, Man United menang 6-5 atas Chelsea lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Carrick menjadi salah satu eksekutor yang menjalankan tugas dengan sempurna dalam duel tos-tosan, sedangkan Cristiano Ronaldo menjadi satu-satunya algojo Man United yang gagal menjebol gawang musuh. (Septian Tambunan)


Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber: JUARA,
TAG: