Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/05/2023, 04:00 WIB
Adil Nursalam,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Nama Febri Hariyadi seakan tenggelam dalam dua musim terakhir. Winger Persib Bandung ini seperti krisis percaya diri sehingga sulit bersaing mendapatkan tempat utama. 

Musim lalu dalam Liga 1 2022-2023, Febri hanya bermain 19 kali. Ia delapan kali jadi starter dan 11 kali masuk sebagai pemain pengganti dengan total penampilan 849 menit.

Ia hanya bisa menyumbangkan satu gol dan satu assist dalam semusim. Performanya sangat merosot. Ada apa dengan Febri? 

Pemain berpunggung 13 ini sempat dibekap cedera hamstring pada awal musim 2022-2023. Sejak cedera tersebut ia kesulitan mencapai lagi top perform.

Baca juga: Kenal Karakter Luis Milla, Febri Hariyadi Dituntut Lebih Kerja Keras

Pelatih Persib Luis Milla mengakui hal tersebut. Ia menilai Febri harus lebih kompetitif sebab jarang bermain pascacedera. 

Febri harus kembali menunjukkan sisi permainan terbaiknya dengan kerja keras di lapangan.

Tentu sebagai pelatih, Luis Milla hanya akan menurunkan pemain yang sedang dalam performa terbaik.

“Febri menurut saya adalah pemain yang penting tapi dia perlu harus bisa lebih kompetitif,” ungkap Milla. 

“Memang benar musim ini merupakan musim yang sulit baginya, karena sempat menderita cedera dan juga tidak rutin bermain.”

“Tapi dia perlu lebih bekerja keras dan menunjukkan spiritnya, saya selalu berharap supaya Febri bisa memperlihatkan performa yang lebih baik lagi,” tutur pelatih asal Spanyol itu.

Baca juga: Febri Hariyadi Berjuang Temukan Lagi Bentuk Permainan bersama Persib

Milla tahu kualitas Febri sebagai pemain yang punya kemampuan bisa merepotkan lawan. 

Itu sudah dibuktikan ketika Milla menangani Timnas Indonesia 2017-2018. Febri jadi sayap langganan Timnas yang dilatih Milla.

Awal kemunculan Febri di Liga Indonesia 2016, disebut sebagai wonderkid andal dengan skill individu apik ditopang kecepatan di atas rata-rata. 

Jaminan starter di Persib, siapa pun pelatihnya, mulai dari Djadjang Nurdjaman, Mario Gomez, Miljan Radovic hingga Robert Rene Alberts.

Baca juga: Edo Febriansah Resmi Gabung Persib Bandung

Namun, entah mengapa performanya labil menginjak usia matang. Kedatangan Luis Milla di Persib 2022, tak membuat Febri serta merta menemukan peak performanya. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com