Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Carabao Cup: Man City Vs Liverpool, Guardiola dan Klopp Harus Bisa Atur Tensi Permainan

Kompas.com - 22/12/2022, 14:20 WIB
Jason Timothy Yudha ,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

Sumber Express

KOMPAS.com - Duel bergengsi Manchester City versus Liverpool akan tersaji pada babak 16 besar Carabao Cup alias Piala Liga Inggris 2022-23.

Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, mengatakan dirinya dan juru taktik Liverpool, Juergen Klopp, harus bisa mengatur tensi dari pinggir lapangan saat laga nanti.

Dengan demikian, pertandingan antardua tim raksasa Liga Inggris tersebut bisa terkendali.

Pertemuan Manchester City dan Liverpool ini adalah yang ketiga kalinya pada musim 2022-2023.

Pertemuan sebelumnya terjadi di pentas Community Shield dan Liga Inggris, di mana kedua laga itu dimenangi Liverpool.

Duel Manchester City vs Liverpool akan digelar di Etihad Stadium, Kamis (22/12/2022) waktu setempat atau Jumat pukul 03.00 dini hari WIB.

Baca juga: Kisah Guardiola dan Man City Tak Lengkap Tanpa Trofi Liga Champions

Dilansir dari Express, pertarungan sengit terjadi pada laga Liga Inggris di Anfield, Minggu (16/10/2022) ketika Klopp diberi sanksi usai berteriak pada ofisial pertandingan. 

Selain itu, terdapat juga nyanyian kasar tentang trgaedi Hillsborough dan bukan untuk pertama kalinya pelatih Man City diserang oleh fans Liverpool di luar Anfield.

Tragedi Hillsborough merupakan sebuah insiden kelam dalam dunia sepak bola Eropa, di mana dalam peristiwa tersebut tercatat 96 orang meninggal dunia yang semuanya merupakan pendukung Liverpool.

Pada pekan ini, kepala eksekutif kedua klub mencoba meredakan ketegangan. Mereka memohon kepada para penggemar agar permusuhan diakhiri.

Namun, Guardiola merasa bahwa bahwa kedua pelatih memiliki peran besar dalam menjaga perdamaian tersebut.

Baca juga: Pep Guardiola: Tak Ada yang Bisa Meragukan Messi sebagai GOAT

“Klub berusaha menciptakan lingkungan yang baik. Ini hanya pertandingan sepak bola, jadi mari buat orang bahagia, itulah yang kami coba lakukan,” ucap Pep Guardiola dikutip dari Express.

Komentar serupa juga dinyatakan oleh asisten Juergen Klopp, Pep Lijnders, yang mengatakan bahwa pelatih, staf, dan skuad merupakan contoh yang harus bisa mengendalikan tensi pertandingan.

“Kami adalah contoh, skuad, dan Anda harus mengendalikan emosi. Kami tahu bermain bersama Man City memiliki arti penting bagi pekerjaan ini, dan dengan persaingan, muncul sebuah emosi," tutur Lijnders.

Guardiola kembali menambahkan bahwa pengaruh dan "kekuatan" dari tribune penonton sangatlah penting dalam suatu pertandingan. Namun, rasa hormat kepada semua pihak di pertandingan merupakan prioritas utama.

Baca juga: Gaya Main Maroko Dikritik, Regragui Pasang Badan dan Singgung Pep Guardiola

"Anda membutuhkan emosi dari tribune dan para pemain kami, tetapi ketika tidak ada rasa hormat, itu menjadi sangat berbahaya," tutur Guardiola.

“Kami ingin berperilaku baik, tetapi terkadang emosi mengambil alih dan banyak hal terjadi,” kata pelatih Man City itu. 

“Klub mencoba menciptakan lingkungan yang baik, ini adalah pertandingan sepak bola. Cobalah untuk menciptakan emosi yang kita lihat di Piala Dunia, contohnya di Argentina saat ini, di jalanan," ungkapnya.

"Anda lihat, itu luar biasa, jadi kami ingin mencobanya. Semua yang bisa kami bangun dengan klub, manajer, pemain, dan sebagainya," tegas mantan pelatih Barcelona itu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Express


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com