Kompas.com - 18/04/2022, 17:20 WIB

KOMPAS.com - Manajemen PSS Sleman mengambil langkah setelah muncul kegaduhan yang melibatkan penyerang Riki Dwi Saputro dan Persekat Tegal.

Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada Andy Wardhana, melakukan kunjungan ke Persekat Tegal guna meluruskan permasalah yang terjadi.

"Sebelumnya saya berterima kasih kepada manajemen Persekat yang telah menyambut kami di Tegal. Saya mewakili manajemen memohon maaf kepada seluruh elemen Persekat Tegal karena kegaduhan yang terjadi beberapa waktu lalu," ujar pria berkacamata.

Seperti diketahui, muncul kegaduhan karena PSS Sleman dan Persekat Tegal sama-sama memperkenalkan Riki Dwi sebagai bagian tim untuk musim 2022.

Baca juga: Penjelasan APPI Mengenai Riki Dwi Saputro yang Diperkenalkan Dua Tim Sekaligus

Riki Dwi sebenarnya pemain Persekat Tegal yang dipinjamkan ke PSS Sleman sejak putaran kedua Liga 1 2021-2022.

Namun kemudian pada bursa transfer PSS Sleman memasukkan namanya dalam jajaran pemain yang dipertahankan.

Tak lama berselang, pihak Persekat Tegal mengumumkan penyerang 27 tahun tersebut sudah memperpanjang kontrak untuk musim 2022.

Pemain PSS Riki Dwi memberi semangat teman-temannya saat pertandingan pekan 18 Liga 1 2021-2022 melawan Persiraja Banda Aceh yang berakhir dengan skor 4-1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (7/1/2022) sore.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pemain PSS Riki Dwi memberi semangat teman-temannya saat pertandingan pekan 18 Liga 1 2021-2022 melawan Persiraja Banda Aceh yang berakhir dengan skor 4-1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Jumat (7/1/2022) sore.

Dalam keterangannya, Andy Wardhana mengungkapkan masalah ini terjadi karena adanya kurangnya komunikasi antara PSS Sleman, Riki Dwi dan Persekat Tegal.

RIki Dwi diketahui masih memiliki kontrak dengan pihak Persekat Tegal. Di sisi lain, dia mengikat kesepakatan verbal dengan pihak PSS Sleman.

"Pada musim lalu PSS meminjam Riki dari Persekat. Kami sudah menyiapkan surat pengembalian pemain kepada Persekat namun memang hal tersebut miss untuk dilakukan," urai Andy Wardhana.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.