Kompas.com - 08/04/2022, 03:00 WIB

 DOHA, KOMPAS.com - Menjalani kompetisi dengan format tak biasa yang dihelat dengan sistem bubble dan tanpa suporter memancing kerinduan bagi pemain naturalisasi berdarah Brasil, Alberto Goncalves da Costa alias Beto.

Beto yang membela Madura United pada Liga 1 2021-2022, mengakui bahwa tidak mudah menjalani kompetisi tanpa kehadiran fan.

Menurutnya peran suporter sangat penting dalam memberikan dukungan dan motivasi bagi pemain di lapangan.

Meski demikian, Beto merasa bersyukur kompetisi sepak bola di Indonesia bisa bergulir, setelah sebelumnya sempat lama vakum karena pandemi Covid-19.

Beto Goncalves berharap di tengah situasi pandemi yang mulai melandai ini, ada kebijakan baru musim depan.

Baca juga: Asisten Wasit Tambahan di Liga 1, Luar Biasa tetapi Masih Kurang Luwes

 

Ia berharap suporter sudah diperbolehkan mendukung langsung tim kesayangan mereka di stadion.

“Kita senang ada liga karena sebelum itu kita sudah enggak ada aktivitas. Kita senang karena kita butuh liga tapi enggak ada penonton ya. Padahal kita ada motivasi kalau ada dukungan dari suporter,” ucap pemain Madura United itu.

“Gara-gara pandemi harus seperti itu, sangat sayang sekali. Tapi saya senang ada liga. PSSI luar biasa, saya hormat sama mereka. Meskipun situasi sulit buat semua, tapi mereka bisa menjalankan liga dengan baik.”

“Jadi semoga ke depan bisa lebih baik lagi dan semoga musim depan bisa bermain dengan suporter supaya mereka bisa apresiasi kita di dalam stadion,” kata Beto menambahkan.

Pemain naturalisasi Madura United Beto Goncalves saat pertandingan pekan 31 Liga 1 2021-2022 melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 3-2 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Minggu (13/3/2022) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain naturalisasi Madura United Beto Goncalves saat pertandingan pekan 31 Liga 1 2021-2022 melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 3-2 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Minggu (13/3/2022) malam.

Musim 2021-2022 menjadi periode yang unik bagi Beto Goncalves. Ia berkesempatan membela dua tim yang berbeda di kasta yang berbeda pula.

Sebelum bergabung kembali bersama Madura United di putaran kedua Liga 1 2021-2022, ia terlebih dahulu bermain untuk Persis Solo di Liga 2 2021.

Bersama Laskar Sambernyawa, julukan Persis, Beto sukses memastikan promosi ke Liga 1 musim depan dengan status juara Liga 2 2021.

Kesuksesan itu dipermanis dengan keberhasilan Beto menyabet gelar top skor dengan torehan 11 gol selama berkostum Persis Solo di Liga 2 2021.

Baca juga: Patah Hati Beto Goncalves Usai Persipura Degradasi

Usai masa peminjaman di Persis Solo berakhir, Beto kembali memperkuat Madura United di putaran kedua Liga 1 2021-2022, di saat kondisi tim beralias Sape Kerrab itu tengah terpuruk karena inkonsistensi permainan.

Bersama Laskar Sape Kerrab, Beto Goncalves mencatatkan 15 kali penampilan dengan torehan 7 gol dan 3 assist. Ia berhasil membawa Madura United mengakhiri kompetisi dengan finis di 10 besar klasemen akhir Liga 1 2021-2022.

Striker Persis Solo, Alberto Goncalves, sukses menyabet gelar top skor Liga 2 2021. TWITTER/Liga 2 Striker Persis Solo, Alberto Goncalves, sukses menyabet gelar top skor Liga 2 2021.

Bermain di dua kasta yang berbeda dalam satu musim, ia merasakan ada perbedaan gaya permainan di Liga 1 dan Liga 2.

Menurutnya Liga 2 mengandalkan kecepatan individu pemain dan cenderung tidak mengatur tempo permainan.

Hal yang kontras dengan Liga 1 di mana tim-tim kontestan mengatur tempo permainan, meskipun juga terkadang mengandalkan kecepatan individu pemain.

Baca juga: Kisah Karier Beto Goncalves, Tak Pernah Menyerah Saat Beberapa Kali Gagal di Brasil

Kehadiran pemain asing menurutnya menjadi pembeda gaya permainan tim-tim Liga 1 dengan Liga 2.

Sebab, tim Liga 2 tidak diperkenankan menggunakan jasa pemain asing sehingga gaya permainan pun menjadi berbeda.

“Kalau di Liga 1 masih atur tempo karena banyak pemain asing pengalaman. Kalau di Liga 2 tidak ada pemain asing, adanya pemain lokal yang karakternya di Indonesia lari-lari,” tutur pemain berusia 42 tahun itu menjelaskan.

“Jadi, memang sedikit keras. Tapi enggak ada masalah main di Liga 2 atau Liga 1, saya bisa main di dua-duanya,” ucapnya mengakhiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.