Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Indonesian Insight Kompas
Kelindan arsip, data, analisis, dan peristiwa

Arsip Kompas berkelindan dengan olah data, analisis, dan atau peristiwa kenyataan hari ini membangun sebuah cerita. Masa lalu dan masa kini tak pernah benar-benar terputus. Ikhtiar Kompas.com menyongsong masa depan berbekal catatan hingga hari ini, termasuk dari kekayaan Arsip Kompas.

Juara Tanpa Mahkota, Jejak Indonesia di Piala AFF dari Masa ke Masa

Kompas.com - 01/01/2022, 22:36 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Pada 2016, lagi-lagi gelar Juara AFF baru mintip-mintip alias nyaris menyapa Indonesia. Berhadapan dengan Thailand di laga final, Indonesia kalah selisih gol dari Thailand dengan skor 2-1 dan 0-2. Gelar juara tanpa mahkota pun makin lekat saja untuk Timnas Indonesia.

Hanya Thailand yang mengungguli Indonesia soal jumlah penampilan di laga final Piala AFF dari masa ke masa.

Hanya Thailand yang mengungguli Indonesia soal jumlah penampilan di laga final Piala AFF dari masa ke masa. Timnas Thailand tercatat delapan kali melaju ke laga final Piala AFF—sejak masih bernama Piala Tiger—dengan enam di antaranya menjadi juara, yaitu pada 1996, 2000, 2002,2014, 2016, dan 2020.

Baca juga: Shin Tae-yong: Saya Bangga Melihat Perjuangan Timnas Indonesia!

Singapura yang empat kali memenangi AFF—yaitu pada 1998, 2004, 2007, dan 2012—pun baru merasakan laga final AFF sebanyak jumlah kemenangannya itu.

Setali tiga uang, Malaysia yang selalu jadi lawan seru setiap kali berhadapan dengan Indonesia—meski alasannya tak hanya sepak bola—juga baru empat kali melaju ke final. Bedanya, Malaysia pernah satu kali menjadi juara AFF, yaitu pada AFF 2010 tadi.

Vietnam yang pernah dua kali menjuarai AFF pun baru tiga kali melaju ke babak final. Piala AFF mereka petik pada 2008 dan 2018. Justru saat menjadi tuan rumah pada 1998 mereka gagal menjadi juara sekalipun melaju ke final, ketika sistem final AFF masih pertandingan tunggal.

Baca juga: Sejarah dan Daftar Juara Piala AFF

Secara total poin—dari poin kemenangan, seri, dan kalah—selama 13 kali Piala AFF digelar dari masa ke masa, Indonesia ada di peringkat ketiga dari 11 tim nasional yang pernah menyepak bola di ajang dua tahunan negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini. Di atas Indonesia adalah Thailand dan Vietnam.

Tak selalu kalah dari Thailand

Sepanjang pertemuan Indonesia dan Thailand di Piala AFF, terutama selepas fase grup, Indonesia sejatinya tak selalu kalah dari Thailand. Kalaupun bertemu di final dan Thailand yang jadi juara, sebagian di antaranya karena selisih gol semata.

Pada Piala AFF 1998, misalnya, Indonesia menempati peringkat ketiga setelah menundukkan Thailand lewat penalti. Sebelumnya, Laga penuh waktu dan perpanjangan memberikan skor 3-3 bagi kedua tim, dalam sistem masih berupa pertandingan tunggal. Penalti memberikan kemenangan 5-4 bagi Indonesia.

Baca juga: 5 Fakta Membanggakan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Gelar juara Piala AFF terakhir Thailand sebelum AFF 2020, yaitu pada AFF 2016, pun didapat lewat selisih gol atas Indonesia, dengan skor 1-2 dan 2-0 di dua leg pertandingan final pada saat itu.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+