Kompas.com - 28/11/2021, 12:00 WIB
Kegembiraan pemain Persebaya Surabaya saat Taisei Marukawa mencetak gol ke gawang Persita Tangerang pada laga Liga 1 2021-2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/11/2021). KOMPAS.com/Suci RahayuKegembiraan pemain Persebaya Surabaya saat Taisei Marukawa mencetak gol ke gawang Persita Tangerang pada laga Liga 1 2021-2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/11/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Pada pekan ke-14 Liga 1 2021-2022 Persebaya Surabaya akan menjalani laga derbi Jawa Timur melawan Persik Kediri. Aji Santoso pun memberikan tiga pesan kepada anak asuhnya di Persebaya.

Laga Persik vs Persebaya akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Minggu (28/11/2021) pukul 18.15 WIB.

Sebelum laga kontra Persib, pelatih Persebaya, Aji Santoso, menyampaikan beberapa pesan kepada anak asuhnya sebagai bekal menghadapi Persik Kediri.

Aji Santoso tahu betul, bahwa laga melawan Persik Kediri selalu menghadirkan motivasi tersendiri, sehingga harus dijalani dengan penuh kehati-hatian.

Baca juga: Persebaya Pesta Gol, Ini Formula Khusus Aji Santoso

Tidak meremehkan Persik Kediri 

Pertandingan melawan Persik Kediri selalu berat untuk Persebaya Surabaya. Pertaruhan gengsi sebagai sesama tim asal Jawa Timur selalu tinggi, sehingga mendorong pemain kedua tim tampil dengan kekuatan terbaik.

Sekalipun Persik Kediri baru promosi, kesulitan tampil konsisten, dan berada di zona degradasi, tetap tak ada jaminan bagi Persebaya Surabaya untuk bisa menang mudah.

Aji Santoso meminta anak asuhnya untuk menjaga fokus dan bersikap waspada.

Samsul Arif salah satu pemain Persebaya Surabaya yang mencetak gol ke gawang Persita Tangerang saat pertandingan pekan 13 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/11/2021) malam.KOMPAS.com/Suci Rahayu Samsul Arif salah satu pemain Persebaya Surabaya yang mencetak gol ke gawang Persita Tangerang saat pertandingan pekan 13 Liga 1 2021-2022 yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/11/2021) malam.

“(Kondisi kurang ideal Persik) justru menjadi kekhawatiran saya. Ketika main melawan tim yang kondisinya kurang ideal, kami tetap tidak boleh meremehkan, tidak boleh under estimate,” tutur pelatih berusia 52 tahun itu.

“Saya wanti-wanti pemain saya, melawan Persik seperti pertandingan final. Saya tekankan kepada pemain untuk tidak menganggap remeh Persik,” ujarnya lagi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.