Kompas.com - 20/09/2021, 17:00 WIB
Penyerang Man United, Cristiano Ronaldo, saat berlaga melawan Newcastle dalam laga Liga Inggris 2021-2022 melawan Newcastle di Stadion Old Trafford, Sabtu 11 September 2021. OLI SCARFF/AFPPenyerang Man United, Cristiano Ronaldo, saat berlaga melawan Newcastle dalam laga Liga Inggris 2021-2022 melawan Newcastle di Stadion Old Trafford, Sabtu 11 September 2021.

KOMPAS.com - Bomber Manchester United, Cristiano Ronaldo, dikabarkan pernah menjadi korban penipuan agen perjalanan.

Menurut laporan Jornal de Noticias yang dikutip dari Mirror, hal itu terjadi karena Cristiano Ronaldo memberikan pin kartu kreditnya kepada sang pelaku yang bernama Maria Silva.

Insiden itu terjadi dalam kurun waktu Februari 2007 hingga Juli 2010, dimulai ketika Ronaldo masih berseragam Manchester United hingga pindah ke Real Madrid

Sang tersangka disebut melakukan penipuan dengan meminta klien yang membeli tiket perjalanan untuk mengirimkan uang ke akun pribadinya dan bukan rekening milik Geostar, perusahaan tempatnya bekerja. 

Baca juga: Perbandingan Messi dan Ronaldo pada Awal Musim 2021-2022, Siapa Unggul?

Setelah itu, dia mulai menagih uang kepada para korban termasuk Cristiano Ronaldo yang memiliki akun di Geostar. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kala itu, Ronaldo mendapatkan tagihan senilai 250.000 poundsterling atau sekitar Rp 4,8 miliar dengan kurs saat ini.

Nominal tersebut merupakan hasil 200 perjalanan dari Portugal ke luar negeri yang tak pernah dilakukan Ronaldo.

Nama-nama lainnya yang menjadi korban penipuan ini adalah agen Ronaldo, Jorge Mendes, dan mantan pemain Manchester United, Nani.

Masih melansir Mirror, pertama kali Ronaldo memberikan pernyataan soal kasus ini kepada polisi adalah pada 7 Juni 2011. 

Baca juga: Solskjaer Beri Penjelasan: Ronaldo Bukan Berlagak Jadi Pelatih, tetapi...

Setelah itu, Maria Silva diketahui mulai diperiksa pada Oktober 2013 dan akhirnya dijatuhi hukuman empat tahun masa percobaan pada 10 Januari 2017.

Perusahaan tempat Silva bekerja, Geostar, disebut sudah membayar kompensasi kepada korban penipuan. 

Sementara, Silva juga setuju mengganti rugi uang perusahaan untuk meringankan hukumannya di penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.