Kompas.com - 01/08/2021, 07:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memberikan instruksi kepada para pemainnya dalam sesi latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Senin (21/6/2021). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memberikan instruksi kepada para pemainnya dalam sesi latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Senin (21/6/2021).

KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, belum mau berkomentar banyak soal kemungkinan Liga 1 2021 bisa digelar atau tidak.

Pelatih asal Belanda itu mengatakan, sebelum berbicara mengenai kelanjutan kompetisi, ada baiknya untuk terlebih dahulu membicarakan nasib Persib yang belum bisa menggelar sesi latihan tim lantaran kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sejak kebijakan PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli, Persib harus menghentikan aktivitas latihan tim.

Kondisi PPKM Darurat tidak mengizinkan Maung Bandung menggunakan fasilitas olahraga publik, seperti stadion, untuk menggelar sesi latihan tim.

"Tidak bisa berbicara soal kompetisi jika kami yang merupakan klub profesional tidak diperbolehkan untuk berlatih di stadion," kata Alberts kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Persib dalam Situasi Dilematis Jika Kompetisi Digelar 20 Agustus

Dalam pandangan Alberts, seharusnya kebijakan PPKM tak berdampak pada Persib untuk tetap bisa menggelar sesi latihan tim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, sesi latihan tim Persib digelar tertutup tanpa boleh disaksikan penonton.

Bahkan, akses media yang biasa meliput aktivitas tim Persib di lapangan pun dibatasi. Tujuannya adalah agar pemain dan seluruh elemen tim Persib tidak terpapar atau menyebarkan Covid-19.

"Saya selalu mengatakan bahwa PPKM ini tidak punya kaitannya dengan olahraga profesional. Ini selalu menjadi jawaban utama saya karena para petugas profesional tahu bagaimana mencegah dirinya dari terpapar Covid," ucap Alberts.

"Kami pun saat ini hidup secara disiplin dengan sejumlah prokes. Namun, di sini penerapannya terlihat masih campur aduk dan karenanya liga tidak juga dimulai," sambung dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.