Kompas.com - 02/07/2021, 21:45 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, dalam konferensi pers jelang laga melawan Persib Bandung di Graha Persib, Kota Bandung, Senin (2/12/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, dalam konferensi pers jelang laga melawan Persib Bandung di Graha Persib, Kota Bandung, Senin (2/12/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Nilmaizar menjuluki laga perempat final Belgia vs Italia yang dilaksanakan di Allianz Arena, Sabtu (3/7/2021) dini hari sebagai final yang kepagian.

Bukan karena waktu pertandingannya yang digelar pukul 02.00 WIB, namun karena kedua tim punya kelayakan untuk tampil di babak final UEFA Euro 2020.

“Pertandingan yang layak disebut the real final. Atau final yang kepagian. Ini duel dua tim yang sejauh ini mencatat hasil sempurna di Euro 2021,” kata mantan pelatih Persela Lamongan kepada Kompas.com.

“Pertandingan di tempat netral di Allianz Arena, membuat peluang kedua tim menjadi sama kuat,” imbuhnya.

Baca juga: Prediksi Belgia Vs Italia dari 4 Pengamat Tanah Air, Bulat untuk Azzurri

Pelatih yang sudah malang melintang di sepakbola Tanah Air tersebut melihat kedua tim unda-undi. Baik dari segi performa, kualitas tim secara kolektif, maupun kedalaman tim inti. Namun diakui Italia selangkah lebih unggul dari segi komposisi pemain.

“Dari segi materi pemain, keduanya relatif seimbang. Namun Italia punya kelebihan dalam hal untuk stabilitas tim dan kedalaman skuad. Kemampuan pemain inti dan cadangan nyaris tak berbeda,” kata Nil Maizar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Buktinya saat lawan Austria di 16 besar, dua gol kemenangan Italia justru disumbangkan oleh dua pemain pengganti,” katanya lagi.

Namun Nilmaizar melanjutkan perbedaan yang terlihat kecil tersebut bakal menjadi pembeda pada laga dini hari tadi.

Terlebih ada gap antara pemain inti dan pemain cadangan di Belgia, sehingga bakal menjadi masalah besar saat rotasi terjadi.

“Berbeda dengan Belgia yang sepertinya terlalu bergantung kepada para pemain bintangnya, seperti Romelu Lukaku, Axel Witsel, Eden Hazard, atau kevin De Bruyne,” tutur pelatih yang kini membesut Sriwijaya FC.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.