Cara Simeone Bujuk Luis Suarez untuk Membelot ke Atletico Madrid

Kompas.com - 25/05/2021, 13:28 WIB
Luis Suarez merayakan golnya pada laga Liga Spanyol yang mempertemukan Atletico Madrid vs Elche di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (19/12/2020). AFP/ OSCAR DEL POZOLuis Suarez merayakan golnya pada laga Liga Spanyol yang mempertemukan Atletico Madrid vs Elche di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (19/12/2020).

KOMPAS.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, membocorkan kata-kata pertama yang dia ucapkan untuk membujuk Luis Suarez bergabung awal musim ini.

Perpindahan Luis Suarez dari Barcelona ke Atletico Madrid menjadi salah satu tranfser yang paling ramai dibicarakan awal musim ini.

Luis Suarez sebenarnya tidak berniat meninggalkan Barcelona.

Pemain asal Uruguay itu terpaksa hengkang karena tidak termasuk dalam rencana pelatih anyar Barcelona, Ronald Koeman.

Faktor usia Luis Suarez yang kala itu sudah menginjak 33 tahun menjadi alasan di balik keputusan Ronald Koeman.

Baca juga: Bawa Atletico Madrid Juara Liga Spanyol, Tangis Luis Suarez Pecah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atletico Madrid sebenarnya juga bukan tujuan utama Luis Suarez setelah didepak Barcelona.

Pemain dengan julukan El Pistolero itu pada awalnya berniat pindah ke Italia untuk memperkuat Juventus.

Demi mewujudkan transfer ke Juventus, Luis Suarez sempat mengikuti tes bahasa Italia untuk mendapatkan paspor dan izin bermain di negara tersebut.

Namun, proses transfer Luis Suarez ke Juventus terhenti di tengah jalan karena berbagai alasan salah satunya pelanggaran prosedur dalam proses mendapatkan paspor Italia.

Luis Suarez pada akhirnya bergabung ke Atletico Madrid pada 26 September 2020 atau satu hari menjelang pembukaan Liga Spanyol 2020-2021.

Los Rojiblancos, julukan Atletico Madrid, saat itu hanya mengeluarkan biaya enam juta euro (sekitar Rp 103 miliar) untuk membajak Suarez dari Barcelona.

Mengenang transfer tersebut, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku kegirangan saat mengetahui Luis Suarez tersedia di pasar pemain.

Baca juga: Atletico Madrid Juara La Liga Spanyol, Luis Suarez Luar Biasa, Hebat...

Sebab, Simeone mengaku sudah mengincar Luis Suarez sejak 2014 atau ketika sang pemain masih berseragam Liverpool.

Simeone pada akhirnya langsung membujuk Luis Suarez dengan menyatakan bahwa Atletico Madrid berambisi tampil kompetitif di papan atas Liga Spanyol.

"Saya sudah pernah berbicara dengan Luis Suarez ketika dia masih membela Liverpool. Saya saat itu berusaha keras mendatangkan Suarez. Namun, dia lebih memilih Barcelona," kata Simeone dikutip dari situs ESPN.

"Awal musim ini, manejemen Atletico Madrid memanggil saya dan memberi tahu bahwa ada kesempatan mendatangkan Suarez," ucap Simeone.

"Mendengar itu, saya menjawab 'Apakah Anda serius? Jangan tanya saya. Mari wujudkan itu. Biarkan saya berbicara dengan Suarez," tutur Simeone.

"Ketika saya berbicara dengan Suarez, kata pertama yang saya ucapkan adalah: 'Dengar Suarez, kami ingin menjadi juara musim ini, dan Anda juga demikian. Pintu Atletico Madrid terbuka untuk Anda'," ucap Simeone menambahkan.

Tidak butuh waktu lama untuk Diego Simeone menikmati hasil dari keputusannya mendatangkan Luis Suarez awal musim ini.

Baca juga: Sofia Balbi, Cinta dan Energi Dahsyat dalam Karier Luis Suarez

Suarez sukses membuktikan dirinya masih tajam dengan torehan 21 gol dari 32 penampilan di Liga Spanyol bersama Atletico Madrid.

Kontribusi Suarez itulah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Atletico Madrid meraih gelar juara Liga Spanyol musim ini.

Melihat pencapaian Suarez bersama Atletico Madrid musim ini, Diego Simeone mengaku tidak terkejut.

Sebab, Diego Simeone sudah mengetahui bahwa Luis Suarez berambisi membalas perlakuan Barcelona dengan meraih prestasi di Atletico Madrid.

"Luis Suarez adalah seorang pemenang. Dia datang dengan semua pertanyaan tentang Barcelona. Dia datang ingin memberontak seperti anak laki-laki berusia 20 tahun," tutur Diego Simeone.

"Dia datang dengan sangat antusias karena ingin membuktikan diri," kata Simeone.

"Ketika seorang pemenang bergabung dengan tim yang ingin menang, saya hanya bisa berkata 'Tahun ini adalah momen yang tepat untuk meraih sukses," ucap pelatih asal Argentina itu menambahkan.



Sumber ESPN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Internasional
Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X