Kompas.com - 23/04/2021, 22:17 WIB
Plakat berisi pesan menentang European Super League (ESL) terpasang di luar stadion Elland Road jelang pertandingan Liga Premier Inggris Leeds United vs Liverpool, pada Senin (19/4/2021). AFP PHOTO/PAUL ELLISPlakat berisi pesan menentang European Super League (ESL) terpasang di luar stadion Elland Road jelang pertandingan Liga Premier Inggris Leeds United vs Liverpool, pada Senin (19/4/2021).

Namun, wacara Super League ini hancur berantakan hanya 48 jam setelah diumumkan.

Tekanan dari para fans, pesepak bola aktif dan yang sudah pensiun, manajer, dan juga politisi membuat proyek para elit itu gagal terbang.

Keenam klub Liga Inggris yang terlibat: Manchester United, Manchester City, Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham menjadi klub-klub yang pertama mundur sebelum diikuti tim-tim lain.

Tak hanya itu, berkat kisruh Super League ini, rating keberlanjutan JP Morgan Chase diturunkan oleh Standard Ethics, agensi yang menilai korporasi berdasarkan kesinambungan mereka dengan model seperti agensi rating kredit.

Baca juga: Satu Lusin Klub Pelopor Super League Lolos dari Sanksi UEFA

Standard Ethics menilai bahwa apa yang dilakukan JP Morgan dan ke-12 tim tersebut "berlawanan dengan praktik-praktik terbaik keberlanjutan, yang didefinisikan oleh agensi ini berdasarkan panduan PBB dan Uni Eropa serta memperhitungkan kepentingan para stakeholder".

Rating JPO Morgan diturunkan dari "cukup" ke "tidak bekerjasama".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari Guardian, Standard Ethics menekankan "efek negatif serius" dari rencana ESL ini yang banjir kritik termasuk dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Sebelum ini, Standard Ethics telah menekankan kekhawatiran terhadap JP Morgan terkait sikapnya terhadap kompetisi adil (fair competition) setelah mereka mendapat denda antitrust dari Pemerintah AS.

Pada Rabu (21/4/2021), Presiden Juventus Andrea Agnelli dan salah satu otak di balik ESL mengutarakan bahwa kompetisi itu tak bisa berlanjut dengan formatnya sekarang setelah pengunduran diri klub-klub terkait.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.