Kompas.com - 03/04/2021, 09:30 WIB
Pemain Borneo FC Guy Junior dijaga ketat pemain PSM Makassar Abdul Rahman (kiri) dan Hasyim Kipuw (kanan) saat laga ketiga babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (31/03/2021) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Borneo FC Guy Junior dijaga ketat pemain PSM Makassar Abdul Rahman (kiri) dan Hasyim Kipuw (kanan) saat laga ketiga babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (31/03/2021) sore.

MAKASSAR, KOMPAS.com - PSM Makassar menjadi tim kejutan yang berhasil lolos ke babak 8 besar Piala Menpora 2021.

Tdak diunggulkan, Juku Eja berhasil lolos sebagai runner up grup neraka, Grup B.

Mereka mengalahkan tim unggulan bermateri mewah, Bhayangkara Solo FC dan Borneo FC.

Bahkan mereka juga memenangi duel melawan Persija Jakarta yang juga lolos sebagai juara grup.

“Saya selalu mengingatkan kepada pemain-pemain saya bahwa setiap pertandingan itu penting. Selalu kita fokus sampai 2 x 45 menit, jangan sampai kita lengah titik lengah sedikit saja kita bisa kehilangan poin,” kata pelatih, Syamsudin Batola.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Piala Menpora - Persija Lolos Dramatis, PSM Runner Up Grup B

PSM Makassar tidak punya banyak waktu untuk merayakan kesuksesan mereka. Tantangan sesungguhnya baru justru baru dimulai di babak 8 besar yang akan dimulai pada tanggal 9-12 April.

Di fase grup PSM makassar total mengemas lima poin. Dengan rincian menang (2-0) lawan Persija Jakarta, Imbang (1-1) lawan Bhayangkara Solo FC dan imbang lawan (2-2) lawan Borneo FC.

Dari sederet evaluasi, masalah fisik yang cukup mendapatkan sorotan tajam. Di laga terakhir melawan Borneo FC terlihat fisik pemain cepat habis sehingga perlahan merubah pola permainan.

Syamsudin Batola mengatakan fisik anak asuhnya memang terkuras.

Hasyim Kipuw dan kawan-kawan tampil total di semua pertandingan.

“Fisik pemain kami memang terkuras karena dalam tiga laga ini mereka mengeluarkan kemampuannya. Mulai melawan Persija, lawan Bhayangkara sampai pertandingan terakhir ini,” tutur pelatih kelahiran 4 Juli 1967.

“Jadi mereka memang kelihatan agak lelang pada pertandingan terakhir,“ imbuhnya.

Selain masalah fisik, mental juga tidak kalah mendapatkan sorotan. PSM Makassar selalu memulai laga dengan semangat yang berapi-api, sehingga membuat mereka kerap unggul di menit-menit awal. Namun yang menjadi masalah konsentrasi mereka juga cepat buyar saat mendapatkan tekanan.

Syamsudin Batola kemudian menyadari jalannya pertandingan ikut mempengaruhi mental pemain.

Seperti dalam kasus penalti kontroversi melawan Bhayangkara Solo FC dan Borneo FC. 

Pelatih PSM Makassar selama mengikuti Piala Menpora 2021, Syamsuddin Batolla.KOMPAS.com/Suci Rahayu Pelatih PSM Makassar selama mengikuti Piala Menpora 2021, Syamsuddin Batolla.

Penalti tersebut membuat pola permainan mereka jadi berubah pemain karena ragu mengambil tindakan saat ditekan.

“Penalti yang kontroversial seperti saat saat lawan Bhayangkara karena wasit ada didekat tapi yang mengambil keputusan itu hakim garis yang jauh.”

“Ini yang kemudian menjadikan pemain-pemain kami down. Jadi mereka kehilangan konsentrasi, itu yang menjadi masalah,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 Merebak di Liga 1, Bukti Klub Tak Menjaga Komitmen?

Covid-19 Merebak di Liga 1, Bukti Klub Tak Menjaga Komitmen?

Liga Indonesia
Ramai Kasus Covid-19 di Liga 1, PT LIB Beri Peringatan ke Klub

Ramai Kasus Covid-19 di Liga 1, PT LIB Beri Peringatan ke Klub

Liga Indonesia
Lee Zii Jia Masuk Skuad, Malaysia Tak Pasang Target Juara di BATC 2022

Lee Zii Jia Masuk Skuad, Malaysia Tak Pasang Target Juara di BATC 2022

Badminton
Profil Prince Patrick Kallon, Lahir dari Keluarga Pesepak Bola

Profil Prince Patrick Kallon, Lahir dari Keluarga Pesepak Bola

Sports
Hasil Persebaya Vs PSS: Menang 1-0, Bajul Ijo Gusur Bali United dan Persib

Hasil Persebaya Vs PSS: Menang 1-0, Bajul Ijo Gusur Bali United dan Persib

Liga Indonesia
Tiru Latihan Ronaldo, Menpora Sebut Atlet Indonesia Bisa Mendunia

Tiru Latihan Ronaldo, Menpora Sebut Atlet Indonesia Bisa Mendunia

Liga Indonesia
Termasuk Persib, 5 Tim Liga 1 Laporkan Kasus Positif Covid-19

Termasuk Persib, 5 Tim Liga 1 Laporkan Kasus Positif Covid-19

Liga Indonesia
Link Live Streaming Persib Vs Persikabo, Kickoff 20.45 WIB

Link Live Streaming Persib Vs Persikabo, Kickoff 20.45 WIB

Liga Indonesia
Witan dan Egy Jadi Starter, FK Senica Ditumbangkan FC Zlin 0-4

Witan dan Egy Jadi Starter, FK Senica Ditumbangkan FC Zlin 0-4

Liga Indonesia
HT Persebaya Vs PSS: Jual Beli Serangan Berujung Tanpa Gol, Skor 0-0

HT Persebaya Vs PSS: Jual Beli Serangan Berujung Tanpa Gol, Skor 0-0

Liga Indonesia
Juara Australia Open, Ash Barty Akhiri Penantian 10 Tahun dan Ukir Sejarah

Juara Australia Open, Ash Barty Akhiri Penantian 10 Tahun dan Ukir Sejarah

Sports
Liga 1 2021-2022: Badai Covid-19 Menerjang Seri 4 di Bali

Liga 1 2021-2022: Badai Covid-19 Menerjang Seri 4 di Bali

Sports
Persib Vs Persikabo, Tekad Maung Bandung Ubah Tren Negatif dalam Derbi Jabar

Persib Vs Persikabo, Tekad Maung Bandung Ubah Tren Negatif dalam Derbi Jabar

Liga Indonesia
Tanggapan PT LIB Setelah Muncul Ledakan Kasus Positif Covid-19 di Liga 1

Tanggapan PT LIB Setelah Muncul Ledakan Kasus Positif Covid-19 di Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Bali United Vs Borneo FC 2-1: Kiper Blunder, Debut Fakhri Husaini Tercoreng

Hasil Bali United Vs Borneo FC 2-1: Kiper Blunder, Debut Fakhri Husaini Tercoreng

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.