Kompas.com - 30/03/2021, 08:20 WIB
Ekspresi Cristiano Ronaldo dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa antara Serbia dan Portugal di Stadion Rajko Mitic, 27 Maret 2021. AFP/PEDJA MILOSAVLJEVICEkspresi Cristiano Ronaldo dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa antara Serbia dan Portugal di Stadion Rajko Mitic, 27 Maret 2021.

KOMPAS.com - Setelah aksi lempar ban kapten pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Serbia, apakah Cristiano tetap menjadi pemimpin Portugal?

Cristiano Ronaldo marah dan membanting ban kapten timnas Portugal pada laga kontra Serbia di Stadion Rajko Mitic, Minggu (30/3/2021) dini hari WIB.

Reaksi itu ditunjukkan Ronaldo usai sepakannya pada masa injury time babak kedua tak disahkan menjadi gol oleh wasit yang bertugas, Danny Makkelie.

Padahal, dalam tayangan ulang terlihat jelas bahwa bola sudah melewatu garis gawang sebelum disapu oleh pemain Serbia, Stefan Mitrovic.

Kemarahan Ronaldo tak mengubah apa pun karena teknologi garis gawang VAR (Video Assistant Referee) belum diterapkan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Baca juga: Bikin Ronaldo Ngamuk, Wasit Laga Serbia Vs Portugal Minta Maaf

Akhirnya, laga yang termasuk dalam matchday kedua Grup A itu berakhir sama kuat 2-2.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selecao das Quinas sempat unggul lewat dwigol Diogo Jota pada babak pertama sebelum disamakan Serbia melalui lesakkan Aleksandar Mitovic dan Filip Kostic setelah turun minum.

Setelah pertandingan berakhir, muncul kritik dari eks bek Portugal pada Piala Dunia 2006 dan Euro 2008, Fernando Meira yang dialamatkan kepada Ronaldo.

Meira menilai bahwa reaksi itu tidak pantas diperlihatkan oleh seorang kapten timnas Portugal.

“Reaksi Cristiano sangat natural, tapi tak bisa diterima untuk seorang kapten tim nasional," ucap Meira.

Baca juga: Lempar Ban Kapten ke Tanah, Ronaldo Dikutuk Seniornya di Portugal

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Apriyani Rahayu: Lari 9 Km, Nyaris Ditolak Klub Badminton, Kini Raih Emas Olimpiade

Perjuangan Apriyani Rahayu: Lari 9 Km, Nyaris Ditolak Klub Badminton, Kini Raih Emas Olimpiade

Badminton
Kisah Apriyani Rahayu: Cuma Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu Saat Pelatnas hingga Raih Emas Olimpiade

Kisah Apriyani Rahayu: Cuma Modal Raket dan Uang Rp 200 Ribu Saat Pelatnas hingga Raih Emas Olimpiade

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo: Kalahkan Juara Bertahan Chen Long, Viktor Axelsen Raih Emas

Hasil Olimpiade Tokyo: Kalahkan Juara Bertahan Chen Long, Viktor Axelsen Raih Emas

Badminton
Kevin Cordon Usai Kalah dari Anthony Ginting: Dia Lebih Cepat dari Saya…

Kevin Cordon Usai Kalah dari Anthony Ginting: Dia Lebih Cepat dari Saya…

Badminton
401 Menit Greysia/Apriyani Menuju Emas Olimpiade Tokyo, Berkorban Jiwa Raga untuk Indonesia

401 Menit Greysia/Apriyani Menuju Emas Olimpiade Tokyo, Berkorban Jiwa Raga untuk Indonesia

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Akhiri 17 Tahun Puasa Medali Tunggal Putra

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Akhiri 17 Tahun Puasa Medali Tunggal Putra

Badminton
3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Sports
Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Sports
Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Sports
Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Badminton
Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Badminton
Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Badminton
Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Sports
Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X