Kompas.com - 29/03/2021, 06:00 WIB
Ekspresi Cristiano Ronaldo dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa antara Serbia dan Portugal di Stadion Rajko Mitic, 27 Maret 2021. AFP/PEDJA MILOSAVLJEVICEkspresi Cristiano Ronaldo dalam laga Grup A Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa antara Serbia dan Portugal di Stadion Rajko Mitic, 27 Maret 2021.
|

KOMPAS.COM - Senior Cristiano Ronaldo di timnas Portugal mantap mengutuk aksi lempar ban kapten yang muncul di laga melawan Serbia.

Penyerang tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, melakukan aksi lempar ban kapten ke tanah sebagai pelampiasan rasa frustrasi tatkala timnya hanya bermain imbang 2-2 dengan Serbia, di Stadion Rajko Mitic, Sabtu (27/3/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Duel melawan Serbia merupakan lanjutan laga di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa.

“Reaksi Cristiano sangat natural, tapi tak bisa diterima untuk seorang kapten tim nasional. Anda tak bisa melempar ban kapten ke tanah dan langsung pergi menuju ruang ganti saat laga masih berjalan,” kata Fernando Meira eks bek sentral Portugal di Piala Dunia 2006 dan Euro 2008.

Puncak rasa frustrasi Ronaldo dipicu oleh keputusan wasit pada fase injury time. Sepakan Ronaldo yang tampak sudah melewati garis gawang, tak dianggap sebagai gol oleh sang pengadil.

Baca juga: VIDEO - Golnya Tidak Disahkan, Ronaldo Meradang dan Banting Ban Kapten

Padahal, tayangan ulang secara jelas menangkap momen di mana bola sudah melewati garis gawang sebelum berhasil dihalau personel Serbia, Stefan Mitrovic.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sial bagi Portugal, aksi yang bisa bermakna kemenangan itu tak mengubah apa pun, mengingat teknologi VAR (Video Assistant Referee) belum diterapkan dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kendati terasa menyakitkan, Fernando Meira tetap tak bisa menerima tingkah emosional sang junior.

“Aksi itu tak bisa diterima untuk pemain dengan level seperti dirinya. Saya mengerti rasa frustrasinya dan setuju dengannya, sebab gol itu valid, tapi wasit adalah yang membuat keputusan, tanpa VAR, dan ia mesti menunjukkan teladan,” kata Meira yang mengukir 54 penampilan bersama Portugal.

Fernando Meira dan Ronaldo tercatat pernah bersama bahu-membahu membela Portugal dalam dua ajang besar, yakni Piala Dunia 2006 dan Euro 2008.

Piala Dunia 2006 meninggalkan memori indah bagi publik Portugal mengingat Seleccao (julukan Portugal) bisa menembus fase semifinal.

Baca juga: Fakta Mengejutkan di Balik Kemarahan Ronaldo pada Laga Serbia Vs Portugal

Kala itu, Meira berusia 28 tahun, dan tampil dalam semua laga tim, termasuk di partai perebutan tempat ketiga kontra Jerman.

Di lain sisi, Ronaldo baru menginjak 21 tahun pada 2006 dan sempat menunjukkan gejolak mudanya kala terlibat cekcok dengan Wayne Rooney (Inggris) di fase perempat final.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pelatih Tim Liga 1 Telah Diminta Suporter untuk Mundur

3 Pelatih Tim Liga 1 Telah Diminta Suporter untuk Mundur

Liga Indonesia
Persis Vs PSG Pati, Laskar Sambernyawa Unggul 2 Gol di Babak Pertama

Persis Vs PSG Pati, Laskar Sambernyawa Unggul 2 Gol di Babak Pertama

Liga Indonesia
Piala Sudirman 2021, Kans Marcus/Kevin Cundangi Juara All England Lagi

Piala Sudirman 2021, Kans Marcus/Kevin Cundangi Juara All England Lagi

Badminton
Hasil Juventus Vs Sampdoria - Lewati Drama 5 Gol, Bonucci dkk Petik 3 Poin

Hasil Juventus Vs Sampdoria - Lewati Drama 5 Gol, Bonucci dkk Petik 3 Poin

Liga Italia
Juergen Klopp 'Pede' Mo Salah Bikin Rekor Gol Tercepat Lagi di Liverpool

Juergen Klopp "Pede" Mo Salah Bikin Rekor Gol Tercepat Lagi di Liverpool

Liga Inggris
PON XX Papua 2021, Selain Gelar 12 Cabor, Mimika Perkenalkan Inovasi Ini

PON XX Papua 2021, Selain Gelar 12 Cabor, Mimika Perkenalkan Inovasi Ini

Sports
Secuil Kisah David Bentley di Tottenham dan Gol Spektakuler ke Gawang Arsenal

Secuil Kisah David Bentley di Tottenham dan Gol Spektakuler ke Gawang Arsenal

Sports
Line Up Indonesia Vs NBFR di Piala Sudirman, Fadia/Ribka Wakili Ganda Putri Merah Putih

Line Up Indonesia Vs NBFR di Piala Sudirman, Fadia/Ribka Wakili Ganda Putri Merah Putih

Badminton
PON XX Papua, Venue Paralayang Menyuguhkan Tantangan di Balik Keindahan

PON XX Papua, Venue Paralayang Menyuguhkan Tantangan di Balik Keindahan

Sports
HT Juventus Vs Sampdoria, Tangis Dybala Warnai Keunggulan Bianconeri

HT Juventus Vs Sampdoria, Tangis Dybala Warnai Keunggulan Bianconeri

Liga Italia
Bruno Silva Puji Kualitas Lini Belakang Arema FC

Bruno Silva Puji Kualitas Lini Belakang Arema FC

Liga Indonesia
Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs NBFR Pukul 20.00 WIB

Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs NBFR Pukul 20.00 WIB

Badminton
VIDEO - Pemain Genoa Cetak Gol Ketika Masih Pegang Botol Minum

VIDEO - Pemain Genoa Cetak Gol Ketika Masih Pegang Botol Minum

Liga Italia
Liga 2 Hendak Bergulir, APPI Kecewa Sejumlah Klub Masih Tunggak Gaji Pemain

Liga 2 Hendak Bergulir, APPI Kecewa Sejumlah Klub Masih Tunggak Gaji Pemain

Liga Indonesia
Persikabo 1973 Vs Persib, Laskar Padjajaran Bertekad Catatkan Sejarah

Persikabo 1973 Vs Persib, Laskar Padjajaran Bertekad Catatkan Sejarah

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.