Moenchengladbach Vs Man City, 3 Alasan Guardiola Waspadai Tim Lawan

Kompas.com - 24/02/2021, 17:30 WIB
Striker Manchester City, Sergio Aguero (kanan), melanggar gelandang Borussia Moenchengladbach, Mahmoud Dahoud, dalam pertandingan penyisihan Grup C Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, pada 14 September 2016.
OLI SCARFF/AFPStriker Manchester City, Sergio Aguero (kanan), melanggar gelandang Borussia Moenchengladbach, Mahmoud Dahoud, dalam pertandingan penyisihan Grup C Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, pada 14 September 2016.

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku menaruh perhatian pada kekuatan calon lawan timnya pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Borussia Moenchengladbach.

Pep Guardiola menyebut skuad lawan yang akan dihadapi para pemainnya pada Rabu (24/2/2021) atau Kamis dini hari WIB itu memiliki tiga kelebihan seperti tim asal Jerman lainnya.

Terlebih untuk dapat lolos menuju babak 16 besar Liga Champions, merupakan sebuah pembuktian tersendiri bagi klub manapun di Eropa.

"Saya secara pribadi mengetahui betul betapa kuatnya penampilan tim asal Jerman di ajang Liga Champions," kata Guardiola seperti dilansir dari laman resmi Man City.

"Kami wajib tampil dengan konsentrasi penuh, karena permainan mereka di kompetisi antarklub Eropa bisa berbeda dibandingkan saat bertanding dalam liga domestik."

Wajar jika Pep Guardiola merasa cukup mengenali karakteristik tim asal kompetisi teratas Liga Jerman, Bundesliga, tersebut.

Baca juga: Moenchengladbach Vs Man City, Guardiola Tetap Pakai Strategi Domestik di Eropa

Sosok asal Spanyol itu berpengalaman melatih tim Bundesliga lainnya, Bayern Muenchen, pada periode 2013 hingga 2016 lalu.

Lebih jauh, Guardiola menyebut ada tiga alasan khusus yang menjadikannya waspada terhadap permainan Moenchengladbach dalam laga di Stadion Puskas Arena, dini hari nanti.

"Mereka terbilang rapi saat membangun pola permainan, menunjukkan skema operan pendek secara atraktif, dan bisa melakukan transisi dengan cepat," ujar Guardiola.

"Tim asal Jerman juga bisa sangat berbahaya ketika alur permainan berjalan begitu terbuka, karena seketika bisa menghadirkan ancaman melalui banyak pemain di area kotak penalti kami."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X