5 Legenda yang Bersinar di Bayern Muenchen dan Moenchengladbach

Kompas.com - 08/01/2021, 20:20 WIB
Laga Bayern Muenchen vs Borussia Moenchengladbach pada lanjutan pekan ke-31 Bundesliga 2019-2020 di Stadion Allianz Arena, Sabtu (14/6/2020). AFP/GETTY IMAGES ALEXANDER HASSENSTEINLaga Bayern Muenchen vs Borussia Moenchengladbach pada lanjutan pekan ke-31 Bundesliga 2019-2020 di Stadion Allianz Arena, Sabtu (14/6/2020).

KOMPAS.com - Bayern Muenchen dan Borussia Moenchengladbach saling berhadapan pada pekan ke-15 Bundesliga, kompetisi teratas Liga Jerman.

Duel Moenchengladbach vs Bayern bakal digelar di Stadion Borussia Park, Sabtu (9/1/2021) dini hari pukul 02.30 WIB.

Persaingan Bayern Muenchen dan Borussia Moenchengladbach di Bundesliga telah dimulai sejak 1965. Kedua tim bahkan bersaing ketat pada tahun 1970-an.

Dalam rentang waktu 10 tahun sejak 1970 hingga 1980, Bayern Muenchen dan Borussia Moenchengladbach bergantian mengangkat Meisterschale (trofi Bundesliga).

Baca juga: Moenchengladbach Vs Bayern, Jika Cetak Brace Lagi, Lewandowski Samai Catatan 2 Pemain Ini

Borussia Moenchengladbach memenangi Bundesliga pada 1970, 1971, 1975, 1976, dan 1977. Sementara itu, Bayern Muenchen menjadi juara pada musim 1972, 1973, 1974, dan 1980.

Perjalanan Bayern dan Moenchengladbach di Bundesliga tentu pernah diwarnai oleh sejumlah pesepak bola hebat di dunia. Beberapa di antaranya bahkan pernah bermain atau melatih untuk kedua klub.

Berikut adalah 5 tokoh yang bersinar di Bayern Muenchen dan Borussia Moenchengladbach:

Lothar Matthaeus

Lothar Matthaeus lebih dulu membela Borussia Moenchengladbach selama lima musim sejak 1979 hingga 1984. Dia lalu pindah ke Bayern Muenchen pada Juli 1984 dan menyabet empat trofi dengan tiga di antaranya adalah Bundesliga.

Setelah sempat bermain untuk Inter Milan, juara dunia 1990 tersebut kembali ke Bayern Muenchen pada 1992. 

Matthaeus pun berhasil menambah koleksi trofinya bersama Bayern dengan meraih empat Bundesliga dan tiga DFB-Pokal. Lothar Matthaeus total meraih 12 gelar juara saat membela Bayern Muenchen.

Soal produktivitas, dia mencetak 100 gol dari 410 penampilan bersama Bayern Muenchen dan membukukan 48 gol dalam 197 pertandingan saat membela Borussia Moenchengladbach.

Stefan Effenberg

Seperti Lothar Matthaus, Stefan Effenberg juga mewarnai kariernya dengan membela Bayern Muenchen dan Borussia Moenchengladbach.

Effenberg mengawali debutnya di Bundesliga saat berusia 19 tahun pada 1987 bersama Borussia Moenchengladbach. Dia menghabiskan tiga tahun di sana sebelum pindah ke Bayern Muenchen.

Setelah Bayern Muenchen, Effenberg sempat bermain di Liga Italia bersama Fiorentina sebelum pulang ke Borussia Moenchengladbach pada 1994.

Pria yang dijuluki The Tiger itu lalu mengantarkan Borussia Moenchengladbach mengakhiri 16 tahun tanpa trofi dengan menjuarai DFB-Pokal 1994-1995.

Stefan Effenberg lalu kembali ke Bayern Muenchen pada 1998 dan menjalani masa-masa paling sukses dalam kariernya.

Dia adalah salah satu pemain vital dalam kemenangan Bayern Muenchen di Liga Champions pada 2001.

Total, gelandang asal Jerman itu mencatatkan 49 gol dari 234 pertandingan bersama Bayern Muenchen dan 41 gol dalam 216 laga saat berseragam Borussia Moenchengladbach.

Baca juga: Bundesliga - Rangkuman Rekor Erling Haaland dalam Angka dan Fakta

Giovane Elber

Giovane Elber tiba di Bayern Muenchen dari VfB Stuttgart pada 1997 dan langsung menjadi favorit para penggemar. Pemain asal Brasil itu mencetak 140 gol dalam 266 pertandingan untuk Bayern Muenchen.

Gol-gol Elber berperan besar dalam mengantarkan Bayern Muenchen menjuarai empat trofi Bundesliga dan tiga gelar DFB-Pokal.

Bersama Stefan Effenberg, Giovane Elber juga merasakan gelar juara Liga Champions pada 2001. Pada 2005, Giovane Elber sempat mencicipi kesempatan bermain untuk Borussia Moenchengladbach selama semusim, sebelum gantung sepatu setahun setelahnya.

Dante

Dante datang ke Borussia Moenchengladbach pada 2009 dan membela tim berjulukan Die Fohlen itu hingga 2012 sebelum hengkang ke Bayern Muenchen.

Bek tengah asal Brasil itu merupakan salah satu andalan Bayern Muenchen saat berhasil meraih treble winners (3 trofi dalam semusim) pada musim 2012-2013.

Dante total mengoleksi sembilan trofi saat membela Bayern Muenchen termasuk tiga gelar Bundesliga dan satu Liga Champions.

Jupp Heynckes

Semasa aktif sebagai pesepak bola, Jupp Heynckes hanya bermain untuk dua klub, yakni Borussia Moenchengladbach dan Hannover 96.

Jupp Heynckes mengantarkan Moenchengladbach meraih enam trofi termasuk empat gelar Bundesliga. 

Setelah pensiun, Heynckes melanjutkan perjalan kariernya sebagai seorang juru taktik dan pernah melatih Bayern Muenchen tiga kali. Dia mengarsiteki Bayern Muenchen pada 1987-1991, 2011-2013, dan 2017-2018.

Jupp Heynckes adalah pelatih di balik keberhasilan Bayern Muenchen meraih treble winners pada musim 2012-2013.

Dalam situs resminya, Bayern Muenchen menyebutnya sebagai salah satu pelatih sukses sepanjang sejarah klub.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Skandal Barcagate, Aib Besar Eks Presiden Barcelona 'Bunuh' Messi dkk

Fakta Skandal Barcagate, Aib Besar Eks Presiden Barcelona "Bunuh" Messi dkk

Liga Spanyol
Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini: Duo Manchester Berlaga, Liverpool Vs Chelsea

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini: Duo Manchester Berlaga, Liverpool Vs Chelsea

Sports
Timnas Beraksi, Hanif Sjahbandi Siap Kerja Keras di Hadapan Shin Tae-yong

Timnas Beraksi, Hanif Sjahbandi Siap Kerja Keras di Hadapan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Eks Striker Man United: MU Datangkan Cavani pada Waktu yang Salah

Eks Striker Man United: MU Datangkan Cavani pada Waktu yang Salah

Sports
Juventus Vs Spezia - Badai Cedera Kencang, Si Nyonya Besar Masih Pincang

Juventus Vs Spezia - Badai Cedera Kencang, Si Nyonya Besar Masih Pincang

Liga Italia
Ajang Balas Budi ke Shin Tae-yong dalam Uji Coba Timnas U22 Indonesia

Ajang Balas Budi ke Shin Tae-yong dalam Uji Coba Timnas U22 Indonesia

Sports
Lawan Timnas Indonesia Arahan Shin Tae-yong, Begini Target Bali United

Lawan Timnas Indonesia Arahan Shin Tae-yong, Begini Target Bali United

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Real Sociedad, Catatan Bersejarah Vinicius Selamatkan Wajah Zidane

Real Madrid Vs Real Sociedad, Catatan Bersejarah Vinicius Selamatkan Wajah Zidane

Sports
Juventus Tertinggal 10 Poin dari Inter Milan, Pirlo Tak Cemas karena...

Juventus Tertinggal 10 Poin dari Inter Milan, Pirlo Tak Cemas karena...

Liga Italia
Jadwal Timnas Indonesia, Aksi Skuad Shin Tae-yong Lawan Bali United-Tira Persikabo

Jadwal Timnas Indonesia, Aksi Skuad Shin Tae-yong Lawan Bali United-Tira Persikabo

Liga Indonesia
Bela Persib Lagi, Jupe Sikapi Persaingan dengan Igbonefo-Nick Kuipers

Bela Persib Lagi, Jupe Sikapi Persaingan dengan Igbonefo-Nick Kuipers

Liga Indonesia
Swiss Open 2021, 'Musuh' Baru Bikin Sakit Tenggorokan

Swiss Open 2021, "Musuh" Baru Bikin Sakit Tenggorokan

Badminton
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Spanyol - Atletico di Puncak, Real Madrid Tempel Barcelona

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Spanyol - Atletico di Puncak, Real Madrid Tempel Barcelona

Sports
Ikatan Baru antara Anak Presiden RI dengan Bali United

Ikatan Baru antara Anak Presiden RI dengan Bali United

Sports
Hasil Everton Vs Southampton, The Toffees Kian Ancam Chelsea-Liverpool

Hasil Everton Vs Southampton, The Toffees Kian Ancam Chelsea-Liverpool

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X