Lockdown Tujuh Pekan, Begini Dampaknya bagi Sepak Bola Inggris

Kompas.com - 05/01/2021, 20:00 WIB
Paul Pogba (kiri) berduel dengan Fernandinho (kanan) pada laga pekan ke-12 Liga Inggris yang mempertemukan Man United vs Man City di Stadion Old Trafford, Sabtu (12/12/2020). AFP/ PHIL NOBLEPaul Pogba (kiri) berduel dengan Fernandinho (kanan) pada laga pekan ke-12 Liga Inggris yang mempertemukan Man United vs Man City di Stadion Old Trafford, Sabtu (12/12/2020).

KOMPAS.com - Pengumuman Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, terkait lockdown negaranya selama tujuh pekan ke depan karena Covid-19 pada Senin (4/1/2021) kemarin, berpengaruh pada kancah persepakbolaan setempat.

Kompetisi sepak bola kategori amatir dan semi-profesional di Inggris pun langsung ditangguhkan untuk sementara waktu, begitu juga adanya penundaan untuk beberapa agenda kompetisi sepak bola wanita.

Seperti dilansir KOMPAS.com dari BBC, penangguhan kegiatan persepakbolaan berdasar keputusan lockdown tersebut diterapkan untuk kompetisi level ketujuh ke bawah, dalam piramida Liga Inggris atau disebut juga sebagai National League.

Penghentian itu juga berlaku untuk seluruh agenda pertandingan yang melibatkan tim muda dari tingkat kompetisi tersebut, setidaknya hingga pertengahan Februari mendatang.

Baca juga: Eric Garcia, Pemain Man City Terkini yang Positif Covid-19

Khusus untuk kompetisi profesional mulai tingkat keenam hingga level teratas Liga Inggris, yakni Premier League, penangguhan kompetisi akibat lockdown nasional tersebut tidak berlaku.

Liga profesional dan elite dalam piramida kompetisi persepakbolaan Inggris pun diizinkan untuk tetap beraktivitas seperti biasa, termasuk menjalani sesi latihan terbuka di masing-masing klub.

Keistimewaan tersebut juga membuat sejumlah jadwal pertandingan sepak bola pekan ini, seperti fase semifinal Piala Liga Inggris dan babak ketiga Piala FA, akan berlangsung sesuai rencana.

Di sisi lain, kompetisi seperti Premier League dan liga di level lebih rendah, sudah mengalami dampak langsung adanya lonjakan tingkat penularan Covid-19 di Inggris sejak pengujung 2020 lalu.

Hasil tes Covid-19 rutin oleh Premier League dua pekan ke belakang misalnya, menunjukkan sampel positif tertinggi sepanjang musim ini dengan temuan 18 kasus dari 1.479 pemain dan staf yang diperiksa.

Bahkan sepanjang bergulirnya Premier League musim 2020-2021 hingga saat ini, telah ada keputusan penangguhan empat pertandingan terkait kasus penularan Covid-19.

Baca juga: Man City Siap Tindak Beknya yang Abaikan Protokol Covid-19

Lebih jauh, terdapat total 52 agenda pertandingan di divisi lebih rendah (atau masuk lingkup EFL) ditunda pelaksanaannya akibat alasan serupa.

Sebanyak tujuh dari 52 laga yang harus ditangguhkan karena risiko paparan virus corona itu, sedianya berlangsung pada akhir pekan lalu.

Sebagai catatan, kompetisi sepak bola profesional Inggris, termasuk Premier League, pernah mengalami penundaan hingga penghentian kompetisi akibat Covid-19 pada Maret 2020 lalu.



Sumber BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X