Kompas.com - 15/12/2020, 17:00 WIB
Mikel Arteta  berjalan usai kekalahan The Gunners pada laga Tottenham vs Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (12/7/2020). AFP/JULIAN FINNEYMikel Arteta berjalan usai kekalahan The Gunners pada laga Tottenham vs Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (12/7/2020).

KOMPAS.com - Empat kekalahan dari lima pertandingan terakhir yang dialami Arsenal di kompetisi teratas Liga Inggris, Premier League, memunculkan pertanyaan pada posisi pelatih Mikel Arteta.

Terlebih usai takluknya skuad The Gunners, julukan Arsenal, dari Burnley dengan skor 0-1.

Hasil tersebut menjadi kekalahan ketiga secara beruntun mereka di pentas kompetisi domestik.

Situasi ini juga membuat Direktur Teknik Arsenal, Eduardo Gaspar atau Edu, berkomentar mengenai kondisi internal tim serta tingkat kepercayaan petinggi klub atas kinerja Arteta.

"Tidak adil rasanya jika harus membicarakan satu orang saat ini, baik mengenai Mikel, atau Aubameyang karena tidak mencetak gol, maupun Leno lantaran gagal menghentikan peluang tim lawan," ujar Edu seperti dilansir KOMPAS.com dari Sky Sports.

Baca juga: Cerita Evra: Henry Matikan TV Saat Lihat Xhaka Jadi Kapten Arsenal

"Kami adalah sebuah tim sepak bola, sehingga pembicaraan yang terjadi harus menggunakan kata "kami" bukan selalu menggunakan "dia" dalam setiap kesempatan," ucapnya lagi.

Edu menyebut Arteta, begitu juga dengan seluruh anggota tim, mengalami tahun yang sulit sehingga membutuhkan dukungan penuh dari pihak klub secara kontinu.

"Mempersiapkan tim dalam pramusim, setelah sebelumnya terjadi penghentian kompetisi selama tiga bulan memberi pengaruh. Saat sudah mulai mengenal skuadnya lebih dekat, Arteta harus berhenti dan mengulang semuanya dari awal," ujarnya.

"Terlebih ia terbilang baru sebentar menjabat sebagai juru taktik tim, berbeda jika Anda memiliki pelatih yang sudah bergabung selama tiga atau lima tahun sehingga dapat membuat situasi ini terasa lebih mudah," kata Edu menambahkan.

Dalam kesempatan serupa, Edu juga mengisyaratkan Arsenal tidak akan melakukan aktivitas berarti saat bursa transfer kembali dibuka pada Januari mendatang.

"Kami sudah mempunyai anggota tim, staf kepelatihan, serta manajer yang tepat untuk mengubah situasi yang terjadi," ujar Edu.

Baca juga: Arsenal Nelangsa di Liga Inggris, Arteta: Tak Usah Panik

"Seluruh anggota tim memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki keadaan, kami tidak akan menunggu sosok dari luar dan mengajaknya bergabung untuk melakukan keajaiban dalam waktu singkat."

Rentetan hasil buruk yang tengah dialami Arsenal dalam ajang Premier League sendiri membuat mereka terperosok menuju papan bawah klasemen sementara.

Arsenal berada di posisi ke-15 dalam daftar peringkat tim Premier League musim ini dengan raihan 13 poin, hanya berselisih lima angka dengan zona degradasi.



Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X