Leicester City Tumbang, Rodgers Keluhkan Kreativitas Pemain

Kompas.com - 01/12/2020, 09:01 WIB
Pemain Leicester City, James Justin dan James Maddison, meninggalkan lapangan usai laga Liga Inggris kontra Fulham pada Selasa (1/12/2020) dini hari WIB. RUI VIEIRA / POOL / AFPPemain Leicester City, James Justin dan James Maddison, meninggalkan lapangan usai laga Liga Inggris kontra Fulham pada Selasa (1/12/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, berang melihat timnya saat menelan kekalahan 1-2 dari Fulham pada laga penutup pekan ke-10 Premier League di Stadion King Power, Selasa (1/12/2020) dini hari WIB.

Bagaimana tidak, dengan kekalahan tersebut, The Foxes menyia-nyiakan kesempatan untuk merangkak ke puncak klasemen, menyamai torehan Liverpool dan Tottenham Hotspur.

Namun, sang juru taktik asal Irlandia Utara menyadari bahwa timnya layak kalah dari Fulham setelah menunjukkan permainan minim kreativitas.

Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris - Leicester Merana, West Ham ke 5 Besar

Tak pelak, mantan pelatih Liverpool itu pun kecewa dengan performa Jamie Vardy cs.

"Kami kecewa, kami membuat kesalahan-kesalahan bertahan pada babak pertama dan itu membuat laga semakin sulit. Kami banyak menguasai bola, tapi minim kreativitas," ungkap Rodgers usai pertandingan dilansir dailymail.

"Saya pikir Fulham pantas menang, mereka bermain dengan penuh energi pada babak pertama. Mereka menghukum kesalahan kami dan pada babak kedua mereka semakin mengusai pertandingan."

"Itu lebih berkaitan dengan diri kami sendiri. Kami tahu mereka akan kompak dan ketat tetapi tidak ada kecepatan dan kreativitas dalam permainan kami pada babak pertama."

Kendati kecewa, Rodgers juga mengutarakan bahwa hal ini wajar bagi para pemainnya yang masih muda dan kurang pengalaman.

"Anda tidak bisa melepaskan diri dari fakta bahwa para pemain hingga saat ini telah melakukannya dengan fantastis, mengingat kualitas pemain yang kami miliki."

"Pada beberapa pertandingan sebelumnya, kami membuat kesalahan dan kami pun mendapatkan ganjarannya. Ini adalah tim muda dan terkadang mereka bermain sebagai anak muda," tambah pelatih 47 tahun itu.

Baca juga: Wabah Covid-19 Meningkat, Newcastle vs Aston Villa Terancam Batal

"Babak pertama yang mengecewakan. Kami tidak cukup bagus untuk menekan balik. Kami membuat kesalahan dalam beberapa momen bertahan. Di liga ini, akan sangat sulit apabila Anda memberikan peluang seperti itu."

"Pada babak kedua, kami lebih baik tetapi tetap tidak menunjukkan kreativitas. Fulham pantas menang."

Kekalahan tersebut membuat Leicester statis di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 18 poin dari 10 laga.

Sementara itu, Fulham yang berhasil menorehkan kemenangan keduanya pada musim ini, merangkak dari zona degradasi Premier League ke peringkat 17.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X