Kompas.com - 05/10/2020, 17:00 WIB
Reaksi Juergen Klopp saat menyaksikan Liverpool kebobolan gol kedua pada laga melawan Arsenal di Stadion Emirates, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB. AFP/SHAUN BOTTERILLReaksi Juergen Klopp saat menyaksikan Liverpool kebobolan gol kedua pada laga melawan Arsenal di Stadion Emirates, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB.
|

KOMPAS.com - Liverpool menorehkan "sejarah yang salah" terkait kekalahan memalukan dari Aston Villa pada lanjutan laga Liga Inggris.

Demikian hal tersebut dikatakan oleh sang pelatih, Juergen Klopp.

Sebelumnya, di luar perkiraan, The Reds, julukan Liverpool, kalah telak 2-7 dari Aston Villa di Stadion Villa Park, Senin (5/10/2020) dini hari WIB.

Dikutip dari BBC, kekalahan itu membuat Liverpool menjadi juara bertahan pertama yang kebobolan tujuh gol dalam pertandingan liga sejak Sunderland mengalahkan Arsenal 7-1 pada September 1953.

Baca juga: Reaksi Klopp soal Problem Kiper Liverpool, Adrian Blunder dan Alisson Cedera

Selain itu, kebobolan tujuh gol di Villa Park juga membuat Liverpool mengulangi rekor buruk 57 tahun silam.

Kali terakhir gawang Liverpool jebol tujuh kali adalah ketika mereka kalah 2-7 dari Tottenham Hotspur pada April 1963.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Siapa yang ingin kalah 2-7?" kata Klopp.

"Bertahun-tahun lalu, kami mengatakan kepada diri kami sendiri bahwa kami ingin menciptakan sejarah. Ini sejarah, tetapi jelas, ini jenis sejarah yang salah," tuturnya.

Baca juga: Man United Menyedihkan, Liverpool dan Chelsea Ikut Terseret

Pelatih asal Jerman itu mengakui bahwa timnya banyak melakukan kesalahan saat takluk dari Aston Villa.

"Kami terlalu banyak membuat kesalahan dan jelas, kesalahan besar. Itu dimulai dengan gol pertama dan di sekitar gawang kami membuat kesalahan," kata Klopp.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.