Setelah Satu Minggu Menurunkan Irama, Latihan Persebaya akan Kembali Normal

Kompas.com - 03/10/2020, 12:50 WIB
Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya untuk musim 2020. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUAji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya untuk musim 2020.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, kembali menata ulang tim untuk mempersiapkan lanjutan Liga 1 2020.

Setelah sempat ‘mengendurkan’ syaraf otot, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut bertekad kembali ke jalurnya pekan depan.

Beberapa hari ini, intensitas latihan Persebaya Surabaya terpantau menurun setelah pengumuman ditundanya lanjutan Liga 1 2020.

Pelatih Aji Santoso memang sengaja menurunkan intensitas latihan timnya.

Dia seakan ingin mengkhususkan pekan ini untuk mengubah suasana hati pemain yang goyang karena penundaan lanjutan Liga 1 2020.

Baca juga: Persebaya: Penambahan Waktu Persiapan Liga 1 Bukan Keuntungan

 

Materi yang diberikan pun banyak fun and games.

“Dalam 3-4 hari ini iramanya diturunkan agar mental anak-anak kembali naik lagi. Penundaan kompetisi ini sedikit banyak berpengaruh,” kata mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Aji Santoso memastikan bahwa ini jadi pekan terakhir Persebaya Surabaya meratapi penundaan lanjutan Liga 1 2020.

Tim akan libur latihan Sabtu dan Minggu. Setelah mendapatkan libur dua hari, Persebaya Surabaya akan menatap pekan depan dengan ambisi yang sama, fokus pada persiapan.

“Libur Sabtu-Minggu. Hari Senin latihan normal,” ucap pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Baca juga: Upaya Persebaya Bangkitkan Kembali Mental dan Semangat Pemain

“Beberapa hari ini tadi hanya fun game dan game lapangan penuh. Untuk Senin berharap sudah fokus,” imbuhnya.

Minggu depan, Aji Santoso tetap memperketat pengamanan saat latihan termasuk pada rekan media seusai 6 anggota tim (empat pemain dan dua ofisial) positif terjangkit Covid-19.

“Kemarin sebenarnya selama masa persiapan sudah kami pertekat tetapi dengan kejadian ini kami perketat lagi. Tidak ada satupun orang di luar anggota tim yang bisa masuk, mohon maaf media juga tidak bisa masuk ke lapangan,” tutur mantan pelatih Arema FC.

“Kalau nanti butuh bisa menghubungi via telepon,” pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X