Kompas.com - 29/09/2020, 15:34 WIB
Pemain Arema FC memperhatikan arahan asisten pelatih Charis Yulianto saat latihan rutin persiapan lanjutan Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (28/09/2020) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Arema FC memperhatikan arahan asisten pelatih Charis Yulianto saat latihan rutin persiapan lanjutan Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (28/09/2020) sore.

MALANG, KOMPAS.com - Tidak keluarnya izin keamanan dari Polri berbuntut pada penundaan kembali lanjutan Liga 1 dan Liga 2.

Kickoff Liga 1 yang seharusnya dilaksanakan 1 Oktober 2020 resmi ditunda.

Kabar penundaan ini diumumkan langsung oleh Ketum PSSI Mochamad Iriawan dalam konferensi pers bersama Menpora Zainudin Amali di Kantor Kemenpora RI, Selasa (29/9/2020) siang.

Menanggapi kabar tersebut, Arema FC mengaku sangat menyayangkan penundaan kompetisi kesekian kalinya ini.

Baca juga: BREAKING NEWS, Liga 1 dan Liga 2 Resmi Ditunda Lagi hingga November

"Penundaan Liga 1 karena tanpa izin kepolisian yang disampaikan federasi bagi Arema FC tentu ini membuat kami prihatin," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji, dalam rilisnya.

"Upaya untuk mengampanyekan protokol kesehatan sekaligus hidup sehat, termasuk menggerakkan potensi ekonomi lewat sepak bola, kembali terhambat," ucapnya.

Sudarmaji mengatakan, banyak pihak yang menggantungkan hidup pada lanjutan kompetisi ini.

Semua menyadari bahwa Covid-19 masih menjadi ancaman, tetapi dengan kepatuhan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dirasa bisa menjadi jalan tengah yang bijak.

Hal itu sesuai dengan syarat yang diberikan BNPB sebelum memberikan izin untuk menyelenggarakan kompetisi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Siapkan Kejutan, Arema FC Segera Perkenalkan 3 Pemain Asing Baru

Karena itu, Sudarmaji berharap pihak-pihak terkait bisa melakukan upaya yang sama dan komunikasi untuk bisa mencari jalan tengah bersama Polri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.