Cuma Tiga Klub La Liga Ini yang Tak bermitra dengan Perusahaan Judi

Kompas.com - 26/09/2020, 17:17 WIB
Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, tengah berduel dengan bek Real Sociedad, Aritz Elustondo, pada pekan kedua Liga Spanyol, Senin (21/9/2020) dini hari WIB. AFP/ANDER GILLENEAPenyerang Real Madrid, Karim Benzema, tengah berduel dengan bek Real Sociedad, Aritz Elustondo, pada pekan kedua Liga Spanyol, Senin (21/9/2020) dini hari WIB.

MADRID, KOMPAS.com - Tiga klub La Liga yakni Real Sociedad, Real Valladolid, dan Villareal yang tidak bermitra dengan perusahaan judi di musim 2020-2021.

"Klub-klub lain menjalin kerja sama dengan perusahaan judi," kata Direktur Bisnis, Pemasaran, dan Pengembangan Internasional, Oscar Mayo.

Lionel Messi mencoba melewati Kike Perez dalam laga Real Valladolid vs Barcelona pada lanjutan pekan ke-36 Liga Spanyol yang dilangsungkan di Stadion Jose Zorilla, Minggu (12/7/2020).AFP/GETTY IMAGES/DENIS DOYLE Lionel Messi mencoba melewati Kike Perez dalam laga Real Valladolid vs Barcelona pada lanjutan pekan ke-36 Liga Spanyol yang dilangsungkan di Stadion Jose Zorilla, Minggu (12/7/2020).

Oscar Mayo menyatakan hal tersebut menanggapi bakal rilisnya beleid alias peraturan anyar pemerintah Spanyol berkenaan dengan iklan perusahaan judi di La Liga dan media massa umumnya.

Sementara itu, La Liga baru saja meneken kemitraan dengan perusahaan judi M88.

Baca juga: Dirilis Oktober, Beleid Baru tentang Sponsor Perusahaan Judi di La Liga

Mayo menambahkan perusahaan judi di La Liga dan klub-klub berpotensi besar menambah pemasukan.

Gareth Bale saat tampil membela Real Madrid saat berhadapan dengan Villareal, pada lanjutan pekan ke-3 Primera Division, kasta tertinggi Liga Spanyol, 1 September 2019, Laga berakhir dengan skor imbang 2-2.AFP/Getty Images Gareth Bale saat tampil membela Real Madrid saat berhadapan dengan Villareal, pada lanjutan pekan ke-3 Primera Division, kasta tertinggi Liga Spanyol, 1 September 2019, Laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

Rata-rata dalam semusim, pemasukan dari kemitraan dengan perusahaan judi prosentasenya adalah 30 persen.

Pemasukan lainnya berasal dari hak siar televisi, tiket penonton di stadion dan lain sebagainya.

David Silva saat diperkenalkan Real Sociedad sebagai pemain baru merekaDOK. Twitter Real Sociedad/twitter.com/RealSociedadEN David Silva saat diperkenalkan Real Sociedad sebagai pemain baru mereka

Oktober

Pemain Celta Vigo, Iago Aspas usai mencetak golDOK. La Liga Pemain Celta Vigo, Iago Aspas usai mencetak gol

Salah satu peraturan yang bakal dijalankan mulai Oktober 2020 adalah mengenai jam tayang iklan perusahaan judi.

"Iklan perusahaan judi di televisi, radio, dan media video untuk umum hanya akan ditayangkan mulai pukul 01.00 pagi hingga 05.00 pagi," demikian bunyi salah satu peraturan terkini tersebut.

Pemain SD Huesca Shinji Okazaki.DOK. LA LIGA Pemain SD Huesca Shinji Okazaki.

Sebelumnya, iklan perusahaan judi pada media-media tersebut tayang per satu jam sekali per hari.

Pemerintah juga menambahkan peraturan tentang iklan pada kaus klub.

Para pendukung klub liga kasta kedua Spanyol, Cadiz CF.AITOR ALCALDE/GETTY IMAGES/AFP Para pendukung klub liga kasta kedua Spanyol, Cadiz CF.

"Akan ada penegakan hukum juga pada iklan-iklan perusahaan judi yang tayang di stadion," imbuh peraturan itu.

Sementara itu, Oscar Mayo mengatakan bahwa peraturan baru punya kecenderungan memangkas pemasukan klub-klub rata-rata 80 juta euro atau setara dengan Rp 1,4 triliun per musim.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X