Parma, Pemilik Baru dan Target Baru

Kompas.com - 19/09/2020, 21:00 WIB
Riccardo Gagliolo (kiri) berduel dengan Timothy Castagne (kanan) pada laga Parma vs Atalanta di Stadion Ennio Tardini dalam lanjutan pekan ke-37 Serie A, kasta teratas Liga Italia, Selasa 28 Juli 2020. AFP/ MIGUEL MEDINARiccardo Gagliolo (kiri) berduel dengan Timothy Castagne (kanan) pada laga Parma vs Atalanta di Stadion Ennio Tardini dalam lanjutan pekan ke-37 Serie A, kasta teratas Liga Italia, Selasa 28 Juli 2020.

PARMA, KOMPAS.com - Klub Liga Italia Serie A, AC Parma, kini sudah merampungkan kepemilikan barunya untuk menghadapi musim 2020-2021.

Klub itu kini dimiliki oleh Krause Group asal Amerika Serikat.

Ekspresi para pemain Lecce setelah kalah dari Parma pada pekan terakhir Liga Italia 2019-2020.MAURIZIO LAGANA/GETTY IMAGES EUROPE/GETTY IMAGES VIA AFP Ekspresi para pemain Lecce setelah kalah dari Parma pada pekan terakhir Liga Italia 2019-2020.

Krause Group salah satunya mengandalkan bisnis di segmen toko serba ada selain properti hingga pengelolaan keuangan.

Baca juga: AC Milan Vs AC Parma, Rossoneri Comeback dan Raih Tiga Poin

"Kami akan membangun kembali kejayaan Parma," kata Kyle Krause, CEO Parma.

Kyle menyadari bahwa membangun kembali Parma membutuhkan kerja keras dan waktu yang panjang.

Matteo Darmian berebut bola dengan Hakan Calhanoglu dalam laga AC Milan vs Parma pada lanjutan pekan ke-33 Liga Italia 2019-2020 yang dilangsungkan di Stadion San Siro, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB.AFP/GETTY IMAGES/CLAUDIO VILLA Matteo Darmian berebut bola dengan Hakan Calhanoglu dalam laga AC Milan vs Parma pada lanjutan pekan ke-33 Liga Italia 2019-2020 yang dilangsungkan di Stadion San Siro, Kamis (16/7/2020) dini hari WIB.

"Pada Januari tahun depan, kami belum bisa menjadi seperti Juventus," kata Kyle menyebut pemuncak musim 2019-2020 itu.

Pada tahap awal, kata Kyle, pihaknya akan membenahi sekaligus merenovasi Stadion Tardini, kandang Parma.

Di masa keemasan Parma pada 1990-an, klub ini pernah dua kali menjadi juara Piala UEFA.

Parma juga menorehkan prestasi tiga kali menjadi juara Piala Italia.

Laga pekan ke-33 Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadin Ennio Tardini, 20 April 2019.twitter.com/acmilan Laga pekan ke-33 Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadin Ennio Tardini, 20 April 2019.

Sesudah kegemilangan itu, Parma merosot prestasinya dan jatuh hingga kasta keempat Liga Italia.

Pada 2015, Parma sempat menyatakan diri bangkrut.

Sementara itu, pada klasemen akhir musim 2019-2020, Parma bertengger di peringkat 11.

Pada klasemen itu, Parma memetik 49 angka.

"Target terdekat kami adalah bertahan di Serie A," pungkas Kyle Krause.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X