Gantung Sepatu, Penggawa Timnas Jepang Merasa Punya Banyak Waktu

Kompas.com - 27/08/2020, 16:31 WIB
Kondisi ruang ganti yang ditinggalkan skuad Jepang usai kalah dari Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. TWITTERKondisi ruang ganti yang ditinggalkan skuad Jepang usai kalah dari Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.

TOKYO, KOMPAS.com - Mantan penggawa timnas Jepang Atsuko Uchida akui bahwa usai gantung sepatu dirinya merasa punya banyak waktu berkreasi.

"Kreasi itu tentunya masih berkait dengan sepak bola," kata Uchida, kelahiran 27 Maret 1988 ini.

Hiroki Abe, pemain Kashima Antlers berusia 20 tahun yang baru direkrut Barcelona.www.the-afc.com Hiroki Abe, pemain Kashima Antlers berusia 20 tahun yang baru direkrut Barcelona.

Berposisi sebagai bek, Uchida yang asli Shizuoka ini menyematkan prestasi 74 kali berseragam Samurai Biru, julukan bagi timnas Jepang.

"Saya ikut pada timnas Jepang di Piala Dunia 2010 dan 2014," katanya.

Bek Schalke, Jonjoe Kenny (kanan), merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Bundesliga Liga Jerman antara Union Berlin vs Schalke 04 pada 7 Juni 2020 di Berlin, Jerman.AFP/MICHAEL SOHN Bek Schalke, Jonjoe Kenny (kanan), merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Bundesliga Liga Jerman antara Union Berlin vs Schalke 04 pada 7 Juni 2020 di Berlin, Jerman.

Di klub sepak bola, Atsuko Uchida pernah menjadi anggota tim inti Schalke, klub Bundesliga.

Sepulang dari Jerman, ia menjadi penggawa klub J-League Kashima Antlers.

Para pemain Kashima Antlers berpose menjelang kick-off final J League Yamazaki Nobiscu Cup 2015 di Stadion Saitama 2002, Sabtu (31/10/2015). Dari kiri ke kanan (depan): Mitsuo Ogasawara, Gaku Shibasaki, Shuhei Akasaki, Daigo Nishi, Yasushi Endo, Atsutaka Nakamura; (belakang): Gen Shoji, Shuto Yamamoto, Mu Kanazaki, Hwang Seok Ho, Hitoshi Sogahata.J LEAGUE PHOTOS Para pemain Kashima Antlers berpose menjelang kick-off final J League Yamazaki Nobiscu Cup 2015 di Stadion Saitama 2002, Sabtu (31/10/2015). Dari kiri ke kanan (depan): Mitsuo Ogasawara, Gaku Shibasaki, Shuhei Akasaki, Daigo Nishi, Yasushi Endo, Atsutaka Nakamura; (belakang): Gen Shoji, Shuto Yamamoto, Mu Kanazaki, Hwang Seok Ho, Hitoshi Sogahata.

Kahima Antlers adalah klub awal Atsuko Uchida selepas menamatkan SMA pada 2006.

Pada Minggu (23/8/2020), sebagai penghormatan untuk menutup karier, ia membela Kashima Antlers berlaga melawan Gamba Osaka.

Hasilnya, 1-1.

Para pemain Kashima Antlers merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Champions Asia 2018 usai bermain imbang 0-0 dengan Persepolis pada final leg kedua di Stadion Azadi, Teheran, Sabtu (10/11/2018).   Dengan hasil itu, Kashima unggul agregat 2-0 setelah menang 2-0 pada leg pertama di Stadion Kashima, Jepang, Sabtu (3/11/2018). AFC Para pemain Kashima Antlers merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Champions Asia 2018 usai bermain imbang 0-0 dengan Persepolis pada final leg kedua di Stadion Azadi, Teheran, Sabtu (10/11/2018). Dengan hasil itu, Kashima unggul agregat 2-0 setelah menang 2-0 pada leg pertama di Stadion Kashima, Jepang, Sabtu (3/11/2018).

Pada 2015, Atsuko Uchida mengalami cedera lutut yang parah.

Halaman:


Sumber Kyodonews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X