Evangeline Shen, Wanita Pengusaha yang Kenal Obama dan Ingin Boyong Ronaldo ke Newcastle

Kompas.com - 18/08/2020, 11:03 WIB
Pengusaha wanita asal Kanada, Evangeline Shen, yang menjadi kepala Bellagraph Nova Group (BNG), bersama mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Evangeline Shen bersama dua rekannya berencana mengakuisisi Newcastle United. Bellagraph Nova GroupPengusaha wanita asal Kanada, Evangeline Shen, yang menjadi kepala Bellagraph Nova Group (BNG), bersama mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Evangeline Shen bersama dua rekannya berencana mengakuisisi Newcastle United.

KOMPAS.com - Kisah Newcastle United yang sedang mencari investor untuk mengakuisisinya, belum berakhir. Terbaru, nama Bellagraph Nova Group (BNG) mengemuka karena berusaha membeli Newcastle United dari Mike Ashley.

Perusahaan yang berbasis di Singapura itu disebut-sebut telah mencapai tingkat kepastian untuk mengambil alih klub berjulukan The Magpies tersebut. BNG sudah mengajukan tawaran senilai 280 juta poundsterling (sekitar Rp 5,439 triliun).

BNG merupakan perusahaan yang didirikan oleh Evangeline Shen bersama dua bersaudara asal Singapura, Terence Loh dan Nelson Loh. Perusahaan ini memiliki kantor pusat di Paris, Perancis.

Baca juga: Alasan Grup Pangeran Salman Batal Akuisisi Newcastle United

Evangeline Shen, yang merupakan kepala BNG, menjadi sosok yang sangat menarik perhatian. Sebab, wanita pengusaha asal Kanada tersebut pernah memberikan hadiah yang mahal kepada mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Kisah ini terjadi pada Desember tahun lalu. Menurut laporan The Sun, Evangeline Shen memberikan gelang senilai 27.000 poundsterling (sekitar Rp 525,638 juta) sebagai hadiah untuk Obama.

Namun hadiah itu ternyata bukan untuk sang mantan presiden Amerika Serikat. Evangeline Shen memberikan gelang mewah tersebut untuk Michelle, yang merupakan istri Obama.

Menerima hadiah yang begitu mahal, Obama berkelakar bahwa dirinya beruntung karena sang istri tak hadir. Sebab, "uang pensiun presiden tidak cukup untuk membeli" perhiasan mewah tersebut.

Rupanya, kedekatan Evangeline Shen dan Obama ini tak lepas dari kerja sama yang sudah cukup lama mereka jalin. Di Singapura, wanita tersebut menjadi host forum Obama Foundation Young Leaders serta kegiatan-kegiatan amal.

Trio pengusaha ini juga memiliki koneksi politik di Inggris. Nelson Loh termasuk ketua bersama dalam pertemuan puncak ekonomi Korea Selatan dengan mantan perdana menteri David Cameron pada 2017.

Kembali ke persoalan rencana akuisisi Newcastle, Evangeline Shen dan dua rekannya tersebut sangat yakin bisa mengambil alih klub tersebut. Mereka bahkan mengklaim Alan Shearer, yang merupakan legenda klub tersebut, terlibat dalam proses akuisisi.

Baca juga: De Bruyne Ungkap Alasan Mainkan Peran Berbeda pada Laga Newcastle Vs Man City

Tak cuma itu. BNG juga berjanji akan menggaet Cristiano Ronaldo jika semua rencana berjalan sesuai rencana. Sebab, sejauh ini Evangeline Shen dkk terus menjalin komunikasi dengan megabintang Juventus tersebut.

Hal ini membuat BNG cukup optimistis bisa memiliki Newcastle meskipun tawarannya masih jauh di bawah permintaan sang pemilik. Pasalnya, Mike Ashley memasang banderol 340 juta poundsterling (sekitar Rp 6,635 triliun).

"Dia putus asa dan kami tidak. Itulah perbedaannya," ujar satu dari tiga orang pengusaha tersebut mengenai peluang mengakuisisi Newcastle, dikutip dari The Sun.

"Kami tak berpikir Ashley layak mendapatkan lebih dari tawaran kami."

Menurut laporan, para pengacara Ashley sedang bernegosiasi dengan BNG, yang mengklaim telah memberikan bukti dana.

Pengusaha wanita asal Kanada, Evangeline Shen (2 dari kiri), merupakan ketua Bellagraph Nova Group. Dia bersama dua rekannya berencana mengakuisisi Newcastle United.Bellagraph Nova Group Pengusaha wanita asal Kanada, Evangeline Shen (2 dari kiri), merupakan ketua Bellagraph Nova Group. Dia bersama dua rekannya berencana mengakuisisi Newcastle United.

Evangeline Shen dan Loh bersaudara ini sedang berbunga-bunga menyusul pendapatan senilai 9 miliar poundsterling pada tahun lalu. Mereka berjanji untuk memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan klub.

Sebelumnya, sebuah grup konsorsium bernama Arab Saudi PIF memiliki niat mengakuisisi Newcastle. Grup kaya raya ini didukung Pangeran Salman.

Kabarnya, sudah ada kesepakatan pada April 2020 untuk mengambil alih Newcastle dengan nilai 300 juta poundsterling (sekitar Rp 5,855 triliun).

Jumlah tersebut untuk mengakuisisi 80 persen sahamnya karena sisanya akan diakuisisi Reuben Brothers dan pemodal Amanda Staveley (PCP Partners).

Namun prosesnya tak berjalan sesuai perkiraan. Pihak Arab Saudi PIF kehabisan kesabaran karena proses yang panjang dan berbelit-belit sehingga mereka memutuskan untuk mundur.



Sumber The Sun
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X