Aspek Penting yang Perlu Diperhatikan Jelang Bergulirnya Liga 1

Kompas.com - 09/07/2020, 21:20 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya, David da Silva (tengah) dan Persija Jakarta Marko Simic saat final Piala Gubernur Jatim 2020 yang berakhir dngan skor 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/02/2020) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain asing Persebaya Surabaya, David da Silva (tengah) dan Persija Jakarta Marko Simic saat final Piala Gubernur Jatim 2020 yang berakhir dngan skor 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/02/2020) sore.
|

KOMPAS.COM - Berbagai persiapan terus dilakukan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjelang bergulirnya lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.

Pada Kamis sore (9/7/2020), PT LIB kembali berkoordinasi secara intensif dengan PSSI. Lokasi pertemuan di kantor PT LIB yang berada di bilangan Jakarta Selatan.

Hadir pada acara koordinasi tersebut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Plt Sekjen Yunus Nusi, dan anggota Komite Eksekutif PSSI, Haruna Soemitro dan tim medis PSSI, Syarif Alwi.

Baca juga: Ngotot Bawa Pulang Shin Tae-yong, PSSI Lupa Bikin Surat Izin

Perwakilan LIB adalah Direktur utama Akhmad Hadian Lukita, Direktur Operasional Sudjarno, Direktur Bisnis Rudy Kangdra, dan Direktur Keuangan Antony Chandra Kartawiria. Kemudian diikuti juga tiga Komisaris LIB, yakni Munafri Arifuddin, Ferry Paulus dan Leo Siegers.

Dalam koordinasi tersebut, PT LIB menjabarkan beberapa aspek penting terkait bergulirnya kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020.

Mulai dari sistem penjadwalan, rencana workshop pra kompetisi yang akan diikuti oleh semua klub Liga 1 dan Liga 2, sampai dengan penentuan venue pertandingan.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan juga menegaskan selain beberapa hal teknis terkait kompetisi, ada aspek krusial yang harus diperhatikan oleh LIB selaku operator kompetisi.

“Aspek kesehatan harus benar-benar diperhatikan. Semua harus mengikuti protokoler yang ada. Bagaimana pun, saat ini situasinya belum normal. Semua harus diantisipasi dengan detail dan bijaksana,” jelas Mochamad Iriawan.

Sudjarno berharap pihaknya mendapatkan masukan dan saran dari PSSI. “Intinya, akan ada persamaan persepsi antara kami dan PSSI terkait bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 2020,” ucap Sudjarno.

Sementara itu, Plt. Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyatakan koordinasi antara PT LIB dan PSSI sangat menentukan. Mutlak dilakukan sebelum kompetisi resmi digulirkan.

“Karena banyak aspek yang harus diperhatikan dan dipersiapkan, koordinasi itu tidak cukup sekali. Setelah ini akan ada koordinasi berikutnya agar lebih matang dan maksimal,” ujar Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X