Sejarah Hari Ini, FIFA Jatuhkan Sanksi untuk Indonesia

Kompas.com - 30/05/2020, 20:10 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino (kiri) dan Presiden RI, Joko Widodo (kanan) saat bertemu di The Boardroom Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Sabtu (2/11/2019). KOMPAS.com/ Hafidz ImaduddinPresiden FIFA, Gianni Infantino (kiri) dan Presiden RI, Joko Widodo (kanan) saat bertemu di The Boardroom Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Sabtu (2/11/2019).

KOMPAS.com - Hari ini lima tahun yang lalu, tepatnya 30 Mei 2015, FIFA menjatuhkan sanksi untuk Indonesia.

Sanksi yang diberikan FIFA untuk Indonesia secara garis besar tertuang dalam tiga poin.

Pertama, FIFA mencabut keanggotaan PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia.

Kedua, FIFA melarang timnas mapuun klub Indonesia mengikuti kompetisi internasional di bawah naungan FIFA dan AFC.

Ketiga, setiap anggota dan ofisial PSSI tidak bisa mengikuti program pengembangan, kursus, atau latihan dari FIFA dan AFC selama sanksi belum dicabut.

"Sanksi bagi PSSI langsung berlaku dan untuk waktu yang tidak ditentukan sampai PSSI bisa mematuhi peraturan Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA," demikian bunyi pernyataan FIFA dalam surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Jerome Valcke.

Baca juga: Ketum PSSI Tunjuk Dua Purnawirawan TNI sebagai Staf Khusus

Saat FIFA menjatuhkan sanksi, PSSI sedang dibekukan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia.

Kemenpora membekukan PSSI pada 17 April 2015 karena tidak mengindahkan imbauan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait penyelenggaraan Liga Indonesia 2015.

Saat itu, BOPI ingin PSSI pimpinan Djohar Arifin menindak Arema Cronus dan Persebaya Surabaya karena kepemilikan atau kepengurusan ganda.

BOPI menilai Arema Cronus dan Persebaya Surabaya saat itu tidak layak mengikuti Liga Indonesia 2015.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber GOAL
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X