Madura United Ingin Ada Seleksi Berlapis bagi Dirut Baru PT LIB

Kompas.com - 21/05/2020, 14:00 WIB
Pemain Madura United seusai melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan Pamekasan, Senin (09/03/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Madura United seusai melawan Persiraja Banda Aceh pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan Pamekasan, Senin (09/03/2020) malam.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Cucu Soemantri memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT LIB bersama tiga komisaris lainnya, yakni Sonhadji, Hasani Abdul Gani, dan Hakim Putratama.

Menanggapi pengunduran diri tersebut, Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Zia Ulhaq, menyarankan kekosongan itu bisa diisi oleh pihak netral dan kompeten di bidangnya.

Hal itu penting agar roda PT LIB bisa berjalan dengan maksimal dan yang penting jauh dari politik kepentingan.

"Besar harapan Madura United PT LIB dipimpin oleh profesional dan tidak memiliki keterkaitan dengan PSSI sehingga ketika ada konflik antara PSSI dan klub, PT LIB bisa duduk di tengah," ujar Zia Ulhaq kepada Kompas.com, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Hasil RUPSLB, Cucu Soemantri Resmi Mundur dari Jabatan Direktur Utama PT LIB

Pria bernama lengkap Ziaul Haq Abdurrahim tersebut melanjutkan, pihaknya tidak akan mengajukan kandidat, atau lebih tepatnya dia menolak adanya pengusulan kandidat.

Ia menyarankan agar pemilihan dirut yang baru dilakukan dengan sistem secara profesional.

Nantinya kandidat-kandidat mengajukan diri diwajibkan menjalani serangkaian tes kelayakan hingga jumlah mengerucut.

Hanya kandidat terbaik saja yang bisa bertahan hingga akhir, mirip seperti proses pemilihan sekjen PSSI zaman Ratu Tisha dulu.

"Jadi, kandidat-kandidat dikumpulkan, di test fit and proper, layak atau tidak, punya kapasitas atau tidak, profesional atau tidak, baru kemudian diajukan lagi dengan cara dilelang," ucapnya.

Baca juga: PSSI dan PT LIB Harus Solid dan Waspadai Penumpang Gelap

Zia Ulhaq menegaskan, PT LIB tidak bisa main-main dalam hal ini karena posisi tersebut adalah poros utama korporasi.

Kompetensi dan profesionalitas petingginya bakal menentukan bagaimana kualitas sebuah korporasi.

"PT LIB memiliki peran besar pada proses kompetisi. Kapabilitas PT LIB akan menentukan untung rugi kompetisi," katanya.

"Jadi, secara tegas Madura United mengatakan dirut baru harus orang yang profesional dan sanggup untuk memimpin, siapa pun itu," ucapnya.

"Kami tidak memiliki kandidat dan tidak mengajukan. Kami akan melihat dan setuju dalam kebersamaan jika kandidat tersebut betul-betul layak," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X