Kompas.com - 07/05/2020, 15:00 WIB
Raphael Guilermo Maitimo, pemain naturalisasi asal Belanda, beraksi dalam sesi latihan timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Piala AFF 2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Raphel menyatakan segera bergabung dengan Mitra Kukar di putaran II Indonesia Super League. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Raphael Guilermo Maitimo, pemain naturalisasi asal Belanda, beraksi dalam sesi latihan timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Piala AFF 2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Raphel menyatakan segera bergabung dengan Mitra Kukar di putaran II Indonesia Super League.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Semenjak kebijakan naturalisasi diterapkan, sejumlah pemain asing atau pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia telah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia.

Salah satunya adalah gelandang Persita Tangerang, Raphael Maitimo.

Menghabiskan sebagian waktunya di negeri Belanda, pemain yang memiliki garis keturunan Maluku ini resmi menjadi warga negara Indonesia sejak 2012.

Raphael Maitimo bukan pemain sembarangan, ia pernah menimba ilmu di salah satu tim besar Belanda, Feyenoord Rotterdam, bersama mantan pemain Arsenal dan Manchester United, Robin Van Persie.

Maitimo juga pernah bermain bersama Wesley Sneijder dan Arjen Robben di timnas junior Belanda.

Baca juga: Kangen Lapangan Hijau, Raphael Maitimo Hibur Diri dengan Nonton Film

Namun, siapa sangka jalan Raphael Maitimo menjadi WNI demi membela Timnas Indonesia penuh dengan lika-liku termasuk memulai kariernya di Asia dengan mencicipi kompetisi di China sebagai jalan membela Timnas Indonesia.

“Sejak awal saya ingin bergabung dengan timnas Indonesia. Sebuah harapan muncul ketika saya bermain di China yang iklim sepak bolanya berbeda dengan Belanda,” kata pria kelahiran Rotterdam, 17 Maret 1984.

"Meski tidak mudah, saya bisa beradaptasi dengan cepat," tuturnya.

Hal itu dilakukan Raphael Maitimo agar dilirik oleh pengurus PSSI dan menjadi pemain yang direkomendasikan untuk dinaturalisasi.

Dia tidak sendirian kala itu, ada kompratiotnya sesama pemain Belanda seperti Stefano Lilipaly, Tony Cussel, dan Jhonny Van Beukering yang dinaturalisasi saat terjadi dualisme kompetisi.

Baca juga: Agnez Mo dan Raphael Maitimo Jadi Sorotan Warganet karena Berbalas Chat

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.