Eks Man City Kritik Respons Lambat PFA soal Pemotongan Gaji

Kompas.com - 05/04/2020, 20:35 WIB
Jordan Henderson Percaya Liverpool akan meraih gelar Liga Inggris pertamanya musim ini, Senin (22/4/2019) AFPJordan Henderson Percaya Liverpool akan meraih gelar Liga Inggris pertamanya musim ini, Senin (22/4/2019)

KOMPAS.com - Mantan pemain Manchester City, Danny Mills, mengkritik respons lambat Asosiasi Pesepak Bola Profesional ( PFA) dalam isu pemotongan gaji pemain Liga Inggris selama masa pendemi virus corona.

Danny Mills menilai pesepak bola ingin memberikan bantuan di tengah wabah virus corona dengan kebijakan pemotongan gaji yang disarankan oleh Premier League (kasta tertinggi Liga Inggris).

Namun, langkah itu terhambat respons PFA yang sampai saat ini belum mencapai kesepakatan dengan pihak Premier League.

Sebelumnya, PFA mengatakan pemotongan gaji sebesar 30 persen bakal mengurangi pendapatan pajak pemerintah Inggris hingga mencapai 200 juta pound (Rp 4 triliun) untuk mendanai layanan publik seperti NHS (National Health Service).

Baca juga: PFA Akan Temui Otoritas Liga Inggris untuk Bahas Pemotongan Gaji Pemain

Mills pun mengkritik PFA yang dinilai lambat dalam mengambil keputusan dan menempatkan pesepak bola Inggris sebagai 'penjahat' dalam situasi ini.

PFA disebut membuat pemain Liga Inggris menerima kritikan publik.

Para pesepak bola miliarder tersebut dianggap tidak ingin gaji mereka dipotong walau banyak orang telah kehilangan pekerjaan atau dipaksa menerima sebagian upah karena krisis keuangan yang disebabkan pandemi virus corona.

"Kesepakatan itu bisa dilakukan. Tidak ada yang rumit," kata Danny Mills kepada Sky Sports, dikutip dari Goal.

"Saya mengerti bahwa pemerintah tidak ingin kehilangan pendapatan pajak. Jelas itu adalah poin valid, tapi ada beberapa cara untuk menyelesaikannya."

"Para pemain memiliki keinginan untuk membantu. Saya tidak perlu menekankannya lagi, itu cukup jelas," sambung dia.

Halaman:


Sumber Goal
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X