Wakil Presiden Barcelona Positif Covid-19, Kasus Pertama di Kubu Camp Nou

Kompas.com - 04/04/2020, 23:45 WIB
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu (kiri) dan wakilnya, Jordi Cardoner (kanan). AFP/ JOSEP LAGOPresiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu (kiri) dan wakilnya, Jordi Cardoner (kanan).

KOMPAS.com - Wakil Presiden Barcelona, Jordi Cardoner, dinyatakan positif terjangkit virus corona, Sabtu (4/4/2020) waktu setempat.

Dikutip dari situs Sport.es, ini adalah kasus positif Covid-19 pertama di tim Barcelona.

Jordi Cardoner saat ini dalam kondisi baik-baik saja dan menjalani isolasi mandiri di kediamannya sesuai anjuran dokter.

Masih belum diketahui sejak kapan Jordi Cardoner terjangkit virus corona.

Meski demikian, Jordi Cardoner disebut masih mengikuti video konferensi para petinggi Barcelona yang membahas keuangan tim secara keseluruhan di tengah pandemi virus corona.

Baca juga: Keuangan Barcelona Hanya Bisa Bertahan sampai Bulan Juni

Pada Senin (30/3/2020), kapten Barcelona, Lionel Messi, membenarkan jika gaji pemain akan dipotong 70 persen oleh manajemen.

Keputusan itu diambil manajemen Barcelona agar keuangan klub bisa bertahan pada saat tidak ada kompetisi.

Selain itu kebijakan potong gaji pemain harus diambil Barcelona karena terdapat aturan Rencana Penyesuasian Tenaga Kerja Sementara (ERTE) yang berlaku di Spanyol.

Menurut Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, kebijakan potong gaji ini akan membuat klub berhemat sampai 16 juta euro atau setara Rp 288 miliar.

Baca juga: Suarez: Sungguh Tega Pemain Barcelona yang Tak Mau Dipotong Gajinya

Meski demikian, Barcelona hingga saat ini belum mengumumkan secara detil penerapan aturan potong gaji pemain.

Akibat pandemi virus corona, seluruh kompetisi sepak bola di Spanyol sudah ditunda sejak Jumat (13/3/2020) hingga akhir April mendatang.

Sejak itu Barcelona meliburkan semua pemain termasuk akademi La Masia, pelatih, dan staf untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, per Sabtu (4/4/2020) malam WIB, kasus positif virus corona di Spanyol menyentuh angka 124,736 orang.

Jumlah itu membuat Spanyol menjadi negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak di Eropa dan kedua di dunia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Sport.es
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X