Neymar Sumbang Rp 17 Miliar ke UNICEF untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kompas.com - 04/04/2020, 06:40 WIB
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar AFP/DENIS CHARLETPenyerang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar

KOMPAS.com - Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, dikabarkan melakukan donasi untuk membantu penanganan pandemi virus corona.

Dikutip dari Sky Sports, pemain asal Brasil itu melakukan donasi sebesar 775.000 poundsterling (5 juta real brasil) atau sekitar 15 miliar rupiah.

Neymar sejatinya melakukan donasi secara diam-diam ke UNICEF dan dana solidaritas yang dibuat oleh Brasil.

Namun, aksi positif tersebut terungkap dalam acara telvisi di Brasil bertajuk Fofocalizando.

Baca juga: Foto Kumpul bersama Temannya Tuai Kritik, Neymar Beri Penjelasan

Seorang presenter, Chris Flores, mengatakan Neymar telah menyumbangkan sebagian dari pendapatannya untuk membantu melawan pandemi virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Neymar menyumbangkan 5 juta real Brasil (Rp 15 miliar) untuk melawan Covid-19," kata Chris Flores.

"Dia memberikan donasi ini pada awal minggu lalu. Sebagian dari dana tersebut diberikan kepada UNICEF dan untuk data solidaritas yang dibuat oleh para seniman di Brasil."

Sebelumnya, sejumlah pesepak bola juga telah melakukan donasi untuk membantu penanganan Covid-19.

Mantan rekan setim Neymar di Barcelona, Lionel Messi, menyumbang sekitar Rp 17 miliar.

Sementara Cristiano Ronaldo dan agennya, Jorge Mendes, memberikan donasi senilai 1 juta euro atau setara Rp 17,45 miliar.

PSG juga memberikan donasi 100.000 euro atau setara Rp 1,7 miliar yang diberikan kepada badan amal Perancis bernama Secours Populaire serta menjual 1.500 jersey khusus yang hasilnya disumbangkan ke Assistance Publique Paris Hospitals untuk mendukung kerja para petugas medis.

Neymar saat ini sedang berada di rumahnya setelah mendapatkan izin dari PSG untuk kembali ke Brasil.

Baca juga: Inginkan Lautaro Martinez dan Neymar, Barcelona Harus Siapkan Dana Selangit

Kompetisi Ligue 1, kasta tertinggi Liga Perancis, yang menjadi tempat berkarier Neymar telah ditangguhkan paling cepat hingga Juni mendatang.

Keputusan itu tidak terlepas dari maraknya penyebaran virus corona di Benua Eropa, termasuk Perancis.

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, hingga Jumat (3/4/2020) malam WIB, Perancis mencatat 59.929 kasus dengan 5.387 kematian dan 12.548 dinyatakan pulih dari Covid-19.

Statistik tersebut membuat Perancis menjadi negara keempat dengan kasus Covid-19 paling banyak di benua Eropa setelah Italia, Spanyol, dan Jerman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.