Jika Kompetisi Berhenti, Klub Eropa Bisa Ditendang dari Liga Champions

Kompas.com - 03/04/2020, 18:50 WIB
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero mengangkat trofi Liga Champions. Ia datang untuk menghadiri UEFA Champions League Trophy Tour yang diadakan Heineken di Finns Recreation Club, Denpasar, Sabtu (16/3/2019). Tribun Bali/Zaenal Nur ArifinLegenda Juventus, Alessandro Del Piero mengangkat trofi Liga Champions. Ia datang untuk menghadiri UEFA Champions League Trophy Tour yang diadakan Heineken di Finns Recreation Club, Denpasar, Sabtu (16/3/2019).

KOMPAS.com - UEFA kembali menekankan kepada liga-liga yang berada di bawah naungannya untuk menyelesaikan kompetisi 2019-2020 apabila tidak ingin tempat klub-klub mereka di Liga Champions musim depan terancam.

UEFA mengatakan bahwa mereka "mempunyai hak untuk meneliti kelayakan klub masuk ke kompetisi antarklub Eropa 2020-2021."

Seperti laporan Guardian, hal tersebut diungkapkan di surat UEFA kepada asosiasi anggota, liga-liga, dan klub-klub top Eropa.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin; Chairman Asosiasi Klub Eropa, Andrea Agnelli; dan Presiden Liga-liga Eropa, Lars-Christer Olsson, menekankan tekad menyelesaikan Liga Champions dan Liga Europa walau harus bermain hingga Juli-Agustus.

Baca juga: Pandemi Virus Corona di Italia Bahayakan 12.000 Klub dan 1 Juta Pesepak Bola

Namun, para petinggi ini juga mengakui bahwa skala raksasa pandemi virus corona membuat mereka tak punya gambaran jelas bagaimana mencapai tujuan tersebut sebelum medio Mei paling cepat.

Guardian pun melaporkan bahwa beberapa anggota UEFA mulai realistis dan mengatakan bahwa target menyelesaikan musim pada 30 Juni sangatlah optimistis.

Namun, Ceferin, Agnelli, dan Olsson menulis kalau "keputusan untuk memberhentikan musim, pada fase ini, masih prematur dan tanpa justifikasi."

"Keputusan prematur untuk memberhentikan musim akan mengaburkan hak klub-klub untuk bermain di kompetisi antarklub Eropa 2020-2021 karena partisipasi di kompetisi tersebut ditentukan oleh hasil yang diraih pada musim kompetisi domestik penuh."

Baca juga: Wimbledon Resmi Dibatalkan, Pertama Kalinya Sejak Perang Dunia Kedua

Surat tersebut dikirim sebagai respon UEFA setelah Liga Belgia menjadi kompetisi Eropa pertama yang mengusulkan untuk membatalkan musim ini.

Mereka akan menghadiahkan gelar juara kompetisi 2019-2020 ke Club Rugge, yang tengah unggul 15 poin dari Genk di peringkat kedua.

Surat ini juga mengingatkan bahwa "krisis kesehatan yang disebabkan oleh wabah Covid-19 belum pernah terjadi sebelumnya di masyarakat."

Namun, mereka yakin sepak bola Eropa bisa mencapai suara sebagai satu keluarga bersatu.

Hal itu berarti melakukan segalanya agar liga domestik dan kompetisi-kompetisi antarklub Eropa diselesaikan dengan format kini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X