Akibat Pandemi Virus Corona, Penghentian Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Diperpanjang

Kompas.com - 22/03/2020, 12:21 WIB
Logo resmi Shopee Liga 1 2019 PT Liga Indonesia BaruLogo resmi Shopee Liga 1 2019


KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan menghentikan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut diambil menyusul arahan Presiden RI, Joko Widodo, dan surat Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI terkait pandemi virus corona yang kian meluas di Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyampaikan keputusan tersebut dalam Surat Arahan Ketua Umum PSSI kepada PT Liga Indonesia Baru, tertanggal 18 Maret 2020, yang diterima oleh KOMPAS.com.

Baca juga: Arema FC Minta PSSI Segera Ambil Keputusan soal Liga 1 2020 yang Terdampak Virus Corona

Mochamad Iriawan menyampaikan dua instruksi kepada PT Liga Indonesia Baru melalui surat arahan tersebut.

"Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara waktu dihentikan," tulis Mochamad Iriawan dalam surat arahan kepada Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Pencabutan atas penghentian Liga 1 dan Liga 2 akan menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai penyebaran COVID-19 di Indonesia yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI," demikian instruksi Mochamad Iriawan.

Menanggapi arahan Ketua Umum PSSI, PT LIB pun meminta setiap klub yang mengikuti kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 untuk memberikan gambaran spesifik terhadap keadaan daerah lokal setempat mengenai perkembangan wabah virus corona.

Baca juga: Tunda Liga 1 dan Liga 2, PSSI-LIB Utamakan Kesehatan dan Keselamatan

PT LIB juga meminta kepada seluruh klub peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2 untuk memberikan masukan terkait kelanjutan pelaksanaan kompetisi musim 2020 termasuk penentuan penjadwalan dan izin kemanan dengan mengacu pada kebijakan dan keadaan persebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

Sebelumnya, PSS dan PT LIB sudah memutuskan menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 selama dua pekan terhitung sejak Senin (16/3/2020) lalu.

Dihimpun dari Pusat Sistem Sains dan Teknis Johns Hopkins University, hingga Minggu (22/3/2020) siang WIB, ada 450 kasus positif virus corona dengan 38 kematian dan 20 orang dinyatakan sembuh di Indonesia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X