Sumardji Tegaskan Edukasi Suporter Masih Jadi Prioritas

Kompas.com - 22/02/2020, 11:20 WIB
Kombes Pol Sumardji memantau berlangsungnya final Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/02/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUKombes Pol Sumardji memantau berlangsungnya final Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan skor 4-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/02/2020) sore.

SIDOARJO, KOMPAS.com - Kesuksesan final Piala Gubernur Jatim 2020 di Gelora Delta Sidoarjo tidak lepas dari kepiawaian Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji dalam menyusun skema pengamanan.

Sebagai mantan manajer Timnas dan Bhayangkara FC, Sumardji tahu betul bagaimana psikologis masa suporter, sehingga dia tahu mana celah yang bisa dimasuki tanpa menimbulkan gejolak.

Sumardji sendiri mengatakan ilmu tersebut bisa diturunkan kepada pihak keamanan, namun secara fundamental edukasi suporter jauh menjadi prioritas.

Baca juga: Stefano Lilipaly Angkat Bicara Terkait Kepelatihan Shin Tae-yong

“Itu PR buat kita semua untuk mengedukasi suporter, khususnya suporter-suporter kelas bawah, yang belum tahu aturan.” kata Sumardji menejelaskan.

Suporter kelas bawah yang dimaksud Sumardji adalah suporter-suporter yang didominasi kalangan muda dan remaja yang belum memiliki kesadaran secara penuh bagaimana bersikap dewasa.

Saat ikut turun mengamankan jalannya partai final Piala Gubernur Jatim 2020, Sumardji tahu sendiri banyak anak muda ini kurang bijaksana dalam bertindak sehingga menimbulkan gejolak.

Ini menjadi perhatian pria berpangkat Komisaris Besar tersebut, karena kelompok suporter didominasi usia-usia muda tersebut.

“Ini kan namanya oknum, itu harus dibina. Cara pembinaannya berbagai macam cara, bisa melalui sekolah, juga bisa melalui organisasi yang ada klub itu sendiri. Nah kami bisa masuk dari situ” imbuh pria yang karib dipanggil Pak Madji tersebut.

“Kedepannya, jika di Sidoarjo ada kelompok suporter yang seperti itu, kami bina pelan-pelan. Kami jadikan role model baru untuk mengedukasi suporter-suporter agar tertib mengikuti jalan yang sudah kami tentukan,” ucap dia.

Baca juga: Rivaldo Tanggapi Penandatanganan Pemain Baru Barcelona

Sumardji menegaskan masalah suporter ini tidak lagi menjadi menjadi urusan pihak keamanan saja, namun juga seluruh pihak yang terkait.

Perlu adanya sinergi untuk melakukan pembinaan bersama agar masalah suporter ini tidak menjadi masalah yang berkelanjutan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X