Luka Jovic, Pemain Berbakat Kesekian yang Rusak gara-gara Real Madrid

Kompas.com - 09/01/2020, 09:00 WIB
Pemain baru Real Madrid, Luka Jovic saat acara perkenalan di Santiago Bernabeu, Rabu (12/6/2019). AFP / PIERRE-PHILIPPE MARCOUPemain baru Real Madrid, Luka Jovic saat acara perkenalan di Santiago Bernabeu, Rabu (12/6/2019).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Luka Jovic adalah salah satu pemain yang tampil cemerlang selama musim 2018-2019 silam.

Bersama Eintracht Frankfurt, pemain asal Serbia itu berhasil mencetak 27 gol di semua kompetisi dan ikut andil membawa klub ke semifinal Liga Europa.

Kecemerlangan Jovic itulah yang membuat Real Madrid kesengsem. Bermodal 60 juta euro (sekitar Rp 926 miliar), pemain yang baru berusia 22 tahun itu diboyong ke Santiago Bernabeu.

Namun, segala kecemerlangan Jovic seakan sirna di Madrid. Setelah berjalan setengah musim, Jovic baru mencetak satu gol dari 14 pertandingan yang dilakoninya.

Terakhir, ia gagal mencetak satu gol dalam empat pertandingan yang dilakoninya di Liga Spanyol.

Selama setengah musim, Jovic juga baru menjadi starter pada empat pertandingan. Penampilannya sebagai pemain inti di La Liga terjadi pada Oktober lalu.

Catatan buruk itulah yang membuat Jovic disoroti pelatih timnas Serbia, Ljubisa Tumbakovic.

Tumbakovic menilai Jovic tidak melakukan cukup banyak hal untuk meyakinkan orang-orang bahwa ia siap untuk tampil.

Akibatnya, Jovic tidak diikutsertakan dalam laga internasional timnas Serbia beberapa waktu lalu.

“Saya menjaga setiap pemain untuk mendapatkan yang terbaik dari tim nasional," kata Tumbakovic seperti dikutip Marca.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X