Sejarah Boxing Day Liga Inggris, dari Kado Lembur hingga Sepak Bola

Kompas.com - 26/12/2019, 06:25 WIB
Jamie Vardy merayakan golnya pada pertandingan Leicester City vs Watford dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion King Power, 4 Desember 2019. AFP/LINDSEY PARNABYJamie Vardy merayakan golnya pada pertandingan Leicester City vs Watford dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion King Power, 4 Desember 2019.

KOMPAS.com - Mendengar kata Boxing Day bisa saja mengarah pada pengertian olahraga tinju jika menggunakan pemaknaan secara harfiah.

Akan tetapi, Boxing Day tak ada hubungannya sama sekali dengan olahraga tinju maupun baku hantam lainnya.

Mengutip dari berbagai sumber, Boxing Day merupakan momen saat para bangsawan, tuan tanah, perusahaan, hingga pemilik modal memberikan hadiah kepada pekerja yang telah lembur ketika Natal berlangsung.

Para pekerja menerima hadiah dari bos atau perusaahan yang mempekerjakan mereka sehari setelah Natal atau tepatnya pada 26 Desember.

Hari di mana pekerja mendapatkan hadiah biasanya diperingati sebagai "Boxing Day". Mereka mendapatkan hadiah yang banyak dikenal dengan sebutan "kotak Natal".

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Boxing Day, Leicester Vs Liverpool

"Boxing" yang dimaksud adalah merujuk pada kata "box", yaitu "kotak", tempat penyimpanan hadiah.

Lalu, bagaimana dua kata tersebut bisa identik dengan dunia sepak bola?

Tradisi permainan sepak bola pada momen setelah Natal tampaknya ada beberapa versi. Versi yang pertama berasal dari adopsi permainan sepak bola yang dilakukan oleh klub di Inggris.

Dilansir dari The Sun, tradisi itu berawal dari pertandingan sepak bola pada 1888-1889 antara Preston North End mengalahkan Derby County 5-0.

Sejak saat itu, pertandingan Boxing Day mulai dilakukan.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X