Polemik soal Mekanisme Munas PP Perbasi Berlanjut

Kompas.com - 27/11/2019, 22:00 WIB
Tim penggugat Munas PP Perbasi mendatangi Kantor KONI Pusat di Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019). Dok. PribadiTim penggugat Munas PP Perbasi mendatangi Kantor KONI Pusat di Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

"Ini tidak sejalan dengan prinsip demokrasi, tidak sejalan dengan prinsip kemajuan Indonesia maju dan berprestasi."

Dia menyebut tantangan PP Perbasi ke depan cukup sulit. Terlebih, sudah teragendakan untuk mengikuti FIBA Asia 2021 dan menjadi salah satu tuan rumah FIBA World Cup 2023.

"Seharusnya kami bisa bersatu dan kuat untuk memilih seseorang dengan proses yang benar. Itu diperlukan untuk menghadapi tantangan internasional," kata Hisia.

Di sisi lain, Rezki Wirmandi selaku kuasa hukum termohon mengakui tidak adanya kesamaan persepsi antara kedua pihak.

Mengenai tuntutan soal munaslub, pihaknya menyebut hal itu tidak mungkin dituruti.

"Di AD/ART, untuk Munaslub ada banyak hal. Itu tidak mungkin kami akomodir," kata Rezki.

Baca juga: Timnas U-23 Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi Singapura

Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah mengumpulkan bukti-bukti, seperti sah atau tidaknya Munas.

Oleh sebab itu, pihaknya juga mengaku sangat siap untuk melanjutkan perkara ke persidangan.

"Kami tidak takut. Sangat siap sekali bahkan untuk menghadapi gugatan dari para pemohon."

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X