Hong Kong Open 2019, Ahsan/Hendra Merasakan Penurunan Stamina

Kompas.com - 17/11/2019, 16:46 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat bertanding pada laga final Hong Kong Open 2019, di Hong Kong Coliseum, Minggu (17/11/2019). BADMINTON INDONESIAPasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat bertanding pada laga final Hong Kong Open 2019, di Hong Kong Coliseum, Minggu (17/11/2019).

KOMPAS.com - Pasangan senior ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, mengalami penurunan stamina saat final Hong Kong Open 2019.

Faktor itulah yang akhirnya membuat Ahsan/Hendra menelan kekalahan dari Choi Solgyu/Seo Seung-jae (Korea Selatan) pada laga final Hong Kong Open 2019, di Hong Kong Coliseum, Minggu (17/11/2019).

Pada laga tersebut, Ahsan/Hendra harus mengakui ketangguhan Choi/Seo dengan kekalahan 21-13, 13-21, 12-21.

Baca juga: Iwan Bule Sebut Fakhri Husaini Berpeluang Besar Dipertahankan

"Staminanya (kami) pasti sudah menurun ya, yang paling kelihatan pada gim kedua dan ketiga. Lawan pun nggak mati-mati," ujar Ahsan yang dikutip dari Badminton Indonesia.

"Serangan kami juga sudah menurun. Waktu kami mau coba lagi, pola main mereka sudah jadi," tutur dia melanjutkan.

Sementara itu, Hendra menyoroti pertahanan Choi/Seo yang kokoh, khususnya saat pertandingan gim kedua.

"Mereka enggak gampang mati, defense-nya rapat. Pada gim pertama mereka terlalu ikut permainan kami. Pada gim kedua, mereka mulai main bertahan dengan serang balik," ucap Hendra.

Pada gim pertama, Ahsan/Hendra tampil mendominasi. Choi/Seo pun tampak kesulitan untuk mengembangkan permainan mereka.

Namun, pada gim kedua, akurasi pengembalian Hendra/Ahsan mulai berkurang. Adapun Choi/Seo semakin percaya diri dan unggul jauh.

Dalam dua rangkaian turnamen yang diikuti di Fuzhou China Open 2019 dan Hong Kong Open 2019, Ahsan/Hendra mencapai hasil yang tak buruk.

Pada Fuzhou China Open 2019, Ahsan/Hendra terhenti saat perempat final, sedangkan di Hong Kong Open 2019 mereka menembus babak final.

"Ahamdulillah hasilnya cukup baik dalam dua turnamen ini, kami bersyukur bisa masuk final hari ini. Tetapi memang banyak yang mesti dievaluasi. Dari kekuatan, harus ditambah lagi," ujar Ahsan.

Baca juga: Real Madrid Buka Opsi Datangkan Striker AC Milan

"Turnamennya kan banyak yang mepet, harus pintar-pintar mengatur waktu antarturnamen dan harus jaga kondisi. Setelah ini kami akan kembali ke Jakarta untuk persiapan BWF World Tour Finals 2019."

Masih ada satu kesempatan bagi Indonesia meraih gelar di Hong Kong Open 2019, yakni melalui pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting.

Anthony akan berlaga melawan Lee Cheuk Yiu, satu-satunya wakil tuan rumah yang menembus final.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X