Hazard, Griezmann, dan Titisan Ronaldo Masih Belum Panas

Kompas.com - 04/11/2019, 18:40 WIB
Eden Hazard mencetak gol pertamanya bagi Real Madrid pada pertandingan Madrid vs Granada dalam lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, 5 Oktober 2019. AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOUEden Hazard mencetak gol pertamanya bagi Real Madrid pada pertandingan Madrid vs Granada dalam lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, 5 Oktober 2019.

KOMPAS.com - Nama-nama penyerang seperti Eden Hazard, Antoine Griezmann, dan Joao Felix melejit dalam bursa transfer musim panas lalu.

Ketiganya menjadi sorotan karena jumlah nilai yang harus dikeluarkan untuk membeli mereka.

Selain itu, label harga selangit itu masih belum membuktikan diri di masing-masing klub barunya hingga saat ini.

Eden Hazard misalnya. Dipinang dengan harga 100 juta euro atau Rp 1,5 triliun oleh Real Madrid dari Chelsea, dia baru bisa membuat satu gol dan satu assist dari enam penampilannya di Liga Spanyol.

Baca juga: Ingin Main di Tim Utama, Gelandang Berbakat Barcelona Buka Pintu Keluar

Begitu juga dengan pemain muda yang disebut-sebut sebagai titisan megabintang Cristiano Ronaldo, Joao Felix.

Pemain asal Portugal itu hanya mencetak dua gol dan satu assist untuk Atletico Madrid dalam 10 kali tampil di liga kasta tertinggi Spanyol.

Padahal, Joao Felix memecahkan rekor sebagai pemain termahal di bursa transfer musim panas lalu dengan harga 126 juta euro atau Rp 1,9 triliun yang didatangkan Atletico Madrid dari Benfica.

Nasib lebih menguntungkan diterima oleh penyerang anyar Barcelona, Antoine Griezmann, dibanding Hazard maupun Felix.

Baca juga: Real Madrid Vs Real Betis, Zidane Sebut Timnya Sempurna Tapi Kurang Tajam

Dibeli senilai 120 juta euro atau Rp 1,8 triliun dari Atletico Madrid, Griezmann mampu membuat empat gol dan tiga umpan matang dari 10 penampilan di pentas Liga Spanyol.

"Saya merasa baik-baik saja. Hal yang sama terjadi ketika bergabung Atletico (Madrid) dan itu terjadi kembali kepada saya di sini (Barcelona)," kata Griezmann dikutip Sportskeeda.

"Saya tidak bisa memahami semua taktik dalam satu detik, tetapi saya beradaptasi," kata dia.

Beruntung, ketiganya masih bisa dibilang aman karena klub baru mereka tak menuai posisi buruk di klasemen Liga Spanyol.

Baca juga: Deportivo Alaves Vs Atletico Madrid, Akhir Penantian 64 Tahun

Barcelona masih menjadi pemuncak dengan torehan 22 poin.

Jumlah poin tersebut identik dengan yang dimiliki Real Madrid dan Real Sociedad di urutan kedua dan ketiga.

Barcelona bertengger di urutan paling atas karena menang selisih gol daripada dua klub di bawahnya.

Adapun Atletico Madrid bertengger di posisi keempat dengan raihan 21 poin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X