Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2019, 11:45 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah tujuh calon Ketua Umum PSSI yang memutuskan mundur sebelum pemilihan dimulai di Kongres Luar Biasa PSSI yang digelar di Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Ketujuh calon Ketua Umum PSSI yang mundur adalah Bernhard Limbong, Aven Hinelo, Benny Erwin, Fary Djemy Francis, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas.

Dengan demikian, hanya ada tiga calon Ketua Umum PSSI yang tersisa. Ketiganya adalah Arif Putra Wicaksono, Rahim Soekasah, dan Mochamad Iriawan.

Bernhard menjadi orang yang sudah lebih dulu menyatakan mundur sebelum kongres dimulai.

Sementara itu, enam calon lainnya mundur pada pertengahan berjalannya kongres karena diusir.

Menurut Vijaya, pengusiran ia dan kelima caketum PSSI lainnya diawali saat mereka menyampaikan interupsi dan ingin menyampaikannya langsung ke FIFA.

Baca juga: Menpora Buka Kongres Luar Biasa PSSI, Minta Semua Pihak Turunkan Ego

Keberatan yang ingin disampaikan mencakup beberapa hal, di antaranya dari mulai tidak adanya debat antar calon hingga ketidakjelasan pemilik suara (voters).

"Kami maju ke depan dan Pak Fary ingin menyampaikan keberatannya ke FIFA. Tapi dihalang-halangi security," kata dia.

Vijaya menyatakan bahwa saat terjadi perdebatan, ada petugas keamanan yang meminta mereka untuk keluar.

Baca juga: KLB PSSI, 6 Calon Ketua Umum Diusir Keluar Arena Kongres

Permintaan itu turut diperkuat pernyataan yang disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+